Wednesday, 02 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Bupati Saleh Asnawi Ajukan Rancangan APBD Tanggamus 2027 Sebesar Rp1,74 Triliun

02 September 2026 14:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Bupati Saleh Asnawi Ajukan Rancangan APBD Tanggamus 2027 Sebesar  Rp1,74 Triliun
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi mengajukan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2027 dengan proyeksi pendapatan mencapai Rp1,74 triliun. 

Anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong investasi, serta mempercepat hilirisasi guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Rancangan tersebut disampaikan Saleh melalui Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD Tanggamus, Rabu (2/9/2026).

saat memberikan arahan, Saleh memastikan bahwa penyusunan KUA dan PPAS 2027 menggunakan pendekatan tematik, holistik, integratif, dan spasial. Kebijakan anggaran belanja juga menggunakan prinsip money follows program.

"Hal ini memastikan bahwa hanya program yang benar-benar bermanfaat yang akan dialokasikan, bukan sekadar melaksanakan tugas fungsi perangkat daerah," kata Saleh.

Menurut dia, pencapaian prioritas pembangunan daerah membutuhkan koordinasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, integrasi program dan agenda akan diselenggarakan berbasis kewilayahan.

Untuk 2027, Pemkab Tanggamus menetapkan tema pembangunan daerah "Peningkatan Produktivitas Melalui Infrastruktur dan Investasi Daerah untuk Mendorong Hilirisasi Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas."

Tema tersebut dijabarkan dalam lima prioritas pembangunan daerah, yakni penguatan kualitas manusia melalui pendidikan dan kesehatan; peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah; pemerataan infrastruktur yang berkeadilan; peningkatan reformasi birokrasi; serta peningkatan Kamtibmas dan pembangunan daerah berkelanjutan.

Dari total proyeksi pendapatan Rp1,74 triliun, PAD ditargetkan Rp 139,38 miliar, pendapatan transfer sekitar Rp 1,51 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 84,2 miliar.

Sementara itu, belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp 1,71 triliun.

Belanja tersebut mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Anggaran akan diarahkan untuk program prioritas sekaligus memenuhi kewajiban pemerintah daerah, seperti alokasi dana desa, pembayaran gaji pegawai, pembangunan daerah infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Dengan pendapatan Rp 1,74 triliun dan belanja Rp 1,71 triliun, terdapat surplus Rp 20,28 miliar.

Adapun pembiayaan daerah 2027 secara total sebesar Rp 20,28 miliar, terdiri atas penerimaan pembiayaan Rp 6,5 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp 26,78 miliar.

Pengeluaran pembiayaan tersebut digunakan antara lain untuk penyertaan modal daerah dan pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo.

Saleh menuturkan dengan struktur tersebut, rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2027 tetap diproyeksikan dalam kondisi anggaran berimbang antara pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.

Rancangan KUA dan PPAS 2027 selanjutnya akan dibahas bersama Badan Anggaran DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan perangkat daerah se-Kabupaten Tanggamus. Hasil pembahasan nantinya menjadi pedoman penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.

Dalam rapat paripurna yang sama, DPRD dan Pemkab Tanggamus juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman KUPA dan PPAS-P Tahun Anggaran 2026.

Saleh menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah menyetujui dan menandatangani nota kesepahaman tersebut.

"Penandatanganan ini merupakan cerminan hubungan baik antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Tanggamus. Setelah ini, proses penyusunan dan pembahasan APBD Perubahan tahun anggaran 2026 dapat sama-sama kita laksanakan," ujarnya.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, didampingi Wakil Ketua I M. Rangga Putra Hakim, Wakil Ketua II Irwandi Suralaga, dan Wakil Ketua III Bunyamin.

Dari 45 anggota DPRD Tanggamus, sebanyak 37 anggota hadir, satu anggota sakit, dan tujuh anggota izin. Fraksi PDI Perjuangan, Golkar, dan PPP yang sebelumnya tidak hadir dalam rapat paripurna terkait agenda anggaran, kali ini hadir.

Rapat turut dihadiri Sekretaris DPRD Tanggamus Soni Yoga serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari