BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
– Aktivitas pengangkutan sampah oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung di Jalan Way Seputih, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Senin, 10 Agustus 2026, berujung pada penemuan jasad bayi perempuan.
Jasad bayi yang diduga baru dilahirkan tersebut ditemukan di dalam sebuah kardus berisi karung beras yang sebelumnya dikira sebagai tumpukan sampah oleh petugas kebersihan.
Camat Enggal M Supriyadi mengungkapkan, penemuan tersebut bermula ketika petugas kebersihan DLH menjalankan rutinitas pengangkutan sampah di kawasan tersebut sekitar pukul 07.30 WIB.
Saat itu, petugas mengambil beberapa sampah seperti biasanya. Di antara sampah yang hendak diangkut terdapat sebuah karung beras.
Awalnya, petugas tidak menaruh curiga karena mengira karung tersebut hanya berisi sampah. Namun, ketika hendak diangkut, petugas merasakan ada sesuatu yang janggal dari karung tersebut.
Kecurigaan itu membuat petugas kemudian memeriksa isi karung. Saat dibuka, petugas justru mendapati jasad bayi perempuan di dalamnya.
"Awalnya petugas mengira itu karung berisi sampah. Setelah diambil, petugas merasa ada yang janggal, kemudian diperiksa dan ternyata bayi perempuan," kata Supriyadi.
Menurutnya, bayi perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Petugas yang mengetahui temuan tersebut kemudian segera melaporkannya kepada anggota kepolisian setempat.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan mendatangi lokasi penemuan jasad bayi.
Supriyadi mengungkapkan, jasad bayi selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi jasad bayi serta membantu proses penyelidikan kepolisian.
Selain membawa jasad bayi, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekitar lokasi penemuan.
"Tim Inafis Polresta Bandar Lampung juga sudah datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan beberapa informasi maupun barang bukti yang berkaitan," ujarnya.
Dari lokasi kejadian, Supriyadi mengungkapkan jika polisi turut membawa beberapa barang bukti. Salah satunya rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi.
Rekaman CCTV tersebut kemudian menjadi salah satu bahan yang didalami polisi untuk mengetahui siapa yang diduga membawa dan membuang karung berisi jasad bayi tersebut.
Dari penelusuran rekaman CCTV, polisi kemudian mengetahui adanya seorang perempuan berinisial VN (39) yang diduga berkaitan dengan pembuangan jasad bayi tersebut.
Perempuan tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk menjalani pemeriksaan.
"Dia Asisten rumah tangga, diduga dia ibunya (bayi, red) sekarang sudah dibawa ke Mapolresta untuk diperiksa. Saya tidak tahu kalau dia sudah punya suami atau belum," ujar Supriyadi.
Namun, terkait status perempuan tersebut serta hubungan dirinya dengan bayi yang ditemukan, Supriyadi menyerahkan sepenuhnya proses pemeriksaan kepada pihak kepolisian.
Sementara itu, Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP Martoyo membenarkan adanya penemuan jasad bayi perempuan di wilayah Pahoman tersebut.
Martoyo mengungkapkan, hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk mengungkap secara terang peristiwa tersebut.
Pemeriksaan dilakukan terhadap beberapa saksi serta rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Kami masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap saksi-saksi dan CCTV yang ada," kata Martoyo.
Polisi masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk memastikan kronologi sebelum jasad bayi ditemukan oleh petugas kebersihan DLH.