Sunday, 06 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Radin Inten II Lumpuh, Rute Jakarta dan Malaysia Terdampak?

06 September 2026 22:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Radin Inten II Lumpuh, Rute Jakarta dan Malaysia Terdampak?
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

BANDAR LAMPUNG- Ruang udara Lampung kembali terancam. Dampak erupsi Anak Gunung Krakatau memaksa operasional Bandara Internasional Radin Inten II dihentikan sementara hingga Minggu, 6 September 2026, pukul 23.59 WIB.

Penutupan ini dilakukan setelah potensi sebaran abu vulkanik dinilai sangat membahayakan keselamatan maskapai penerbangan.

General Manager Bandara Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, menyebutkan perpanjangan penutupan penerbangan ini mengacu pada diterbitkannya NOTAM B1133/26 NOTAMR B1126/26.

"Penutupan sementara ini dilakukan demi keselamatan bersama. Aspek keselamatan penumpang maupun kru pesawat adalah yang paling utama," tegas Kiki, Minggu (6/9).

Daftar Maskapai & Rute yang Batal

Tak main-main, hingga pukul 24.00 WIB tercatat sedikitnya 25 penerbangan dari dan menuju Lampung terjadi pembatalan penerbangan(lumpuh total,red).

Pembatalan penerbangan ini berdampak pada rute domestik maupun internasional:

Garuda Indonesia (termasuk penerbangan GA073 rute Lampung–Jakarta)

Indonesia AirAsia (termasuk penerbangan QZ178 rute Lampung–Jakarta)

TransNusa (rute domestik serta internasional Lampung–Kuala Lumpur PP)

Lion Air, Citilink, dan Batik Air (seluruh rute dari/ke Lampung)

Penumpang Diimbau Tidak Nekat ke Bandara

Pihak manajemen InJourney Airports Bandara Radin Inten II memastikan telah berkoordinasi dengan seluruh maskapai untuk penanganan calon penumpang, baik untuk opsi reschedule maupun refund.

Kiki menyerukan para penumpang agar tidak langsung datang ke bandara dan sebaiknya mengonfirmasi status penerbangan langsung ke pihak maskapai.

"Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan penumpang terdampak. Kami minta masyarakat aktif memantau pembaruan informasi dari maskapai masing-masing," pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari