Sunday, 07 June 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

‎BULOG Lampung Salurkan 5.443 Ton Beras SPHP Jaga Stabilitas Harga

07 June 2026 15:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 1 kali
Bagikan:
‎BULOG Lampung Salurkan 5.443 Ton Beras SPHP Jaga Stabilitas Harga
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

‎Perum BULOG Kantor Wilayah Lampung terus memperkuat upaya stabilisasi pangan melalui percepatan penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan guna menjaga keterjangkauan harga beras dan ketahanan pangan masyarakat.

‎Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Lampung, Rindo Safutra, menyampaikan hingga 7 Juni 2026, pihaknya telah menyalurkan 5.443.750 kilogram atau sekitar 5.443 ton beras SPHP ke berbagai wilayah di Provinsi Lampung.

‎"Beras SPHP menjadi salah satu instrumen utama pemerintah untuk menjaga stabilitas harga beras di tengah masyarakat," kata dia saat dimintai keterangan, Minggu (7/6/2026).

‎Penyaluran dilakukan melalui berbagai saluran distribusi resmi seperti pasar tradisional, Gerakan Pangan Murah (GPM), Rumah Pangan Kita (RPK), kios pangan, hingga jaringan pengecer yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.

‎"Penyaluran beras SPHP terus kami percepat dan perluas agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat," ujar Rindo.

‎Untuk mendukung program tersebut, BULOG Kanwil Lampung saat ini menguasai stok beras sebanyak 306.583 ton yang tersebar di beberapa gudang di Provinsi Lampung.

‎Ketersediaan stok yang besar tersebut menjadi modal penting dalam menjaga pasokan beras sekaligus mendukung berbagai program intervensi pangan pemerintah.

‎Selain SPHP, BULOG Lampung juga mempercepat penyaluran Bantuan Pangan kepada masyarakat.

‎"Hingga awal Juni 2026, realisasi penyaluran bantuan telah mencapai 21.655.540 kilogram beras yang diterima oleh 1.082.777 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari total target 1.260.686 PBP di seluruh kabupaten/kota di Lampung," jelasnya.

‎Tak hanya itu, BULOG juga telah menyalurkan 4.180.411 liter Minyakita sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat.

‎Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan secara tuntas hingga akhir Juni 2026.

‎Rindo menekankan, kombinasi penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan menjadi langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan di pasar.

‎Dengan dukungan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang memadai dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan pangan.

‎"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena ketersediaan pangan, khususnya beras, dalam kondisi sangat mencukupi. BULOG bersama Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga pangan tetap stabil serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," tutupnya.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari