BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
4 Marinir/BS memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Tak hanya disiapkan untuk kebutuhan internal satuan, kendaraan khusus (Ransus) Pemadam Kebakaran juga akan disiagakan untuk membantu masyarakat ketika terjadi musibah kebakaran.
Kesiapan tersebut diperkuat melalui pelatihan Tim Rescue Ransus Pemadam Kebakaran bersama Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pesawaran di Mako Brigif 4 Marinir/BS, Lampung, Kamis (10/9/2026).
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Brigif 4 Marinir/BS memastikan personel tidak hanya memiliki sarana pemadam kebakaran, tetapi juga mampu mengoperasikannya dengan cepat dan tepat saat kondisi darurat.
Dalam latihan tersebut, personel dibekali kemampuan dasar pengoperasian Ransus Damkar, prosedur penanganan kebakaran, hingga teknik koordinasi dalam proses pemadaman dan evakuasi.
Latihan dilakukan secara bertahap dengan menekankan pembagian tugas dan tanggung jawab setiap personel. Dengan begitu, ketika terjadi kebakaran, tim diharapkan dapat bergerak secara terkoordinasi tanpa kehilangan waktu.
Komandan Brigif 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla., CHRMP., menuturkan Ransus Damkar merupakan dukungan dari Pangkormar yang akan selalu disiagakan dalam kondisi siap digunakan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pangkormar atas dukungan Ransus Damkar untuk Brigif 4 Marinir/BS. Kendaraan ini akan kami siagakan di markas dan dipastikan selalu dalam kondisi siap digunakan," ujar Kanang.
Menurutnya, keberadaan kendaraan tersebut tidak hanya untuk mendukung kebutuhan satuan. Brigif 4 Marinir/BS juga siap mengerahkan kemampuan tersebut untuk membantu masyarakat yang menghadapi kebakaran hutan dan lahan.
"Tidak hanya untuk kepentingan satuan, tetapi juga sebagai bentuk kesiapan kami untuk membantu masyarakat apabila menghadapi musibah kebakaran hutan dan lahan," katanya.
Kanang memastikan, penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, ketepatan, disiplin, serta koordinasi antarpihak. Karena itu, kemampuan personel perlu terus diasah melalui latihan secara berkala.
"Melalui latihan ini kami ingin memastikan setiap unsur memahami tugasnya dan mampu bertindak secara profesional ketika menghadapi kondisi darurat," jelasnya.
Dengan pelatihan tersebut, Brigif 4 Marinir/BS menempatkan Ransus Damkar tidak sekadar sebagai kendaraan operasional, tetapi sebagai bagian dari kesiapsiagaan satuan untuk merespons kebakaran sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah yang membutuhkan.