BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Niat membantu pekerjaan renovasi warung berakhir tragis. Iwan Sunirwan bin Ahmad (44), warga Kabupaten Lampung Tengah, meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian sekitar empat meter saat membantu mengangkat kayu di Pekon Kuripan, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, Selasa (27/10/2026) pagi.
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Antar Brak untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong. Petugas kesehatan mengungkapkan korban telah meninggal dunia.
Kapolsek Limau, Iptu Fridy Romadhana Panca Rizky mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban hendak mengangkat kayu untuk diberikan kepada tukang bangunan yang sedang mengerjakan renovasi warung.
“Korban berada di atas tangga, kemudian tiba-tiba terjatuh dari ketinggian sekitar empat meter,” kata Fridy, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP AH Hudi Arif, Rabu (28/10/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar pada kedua lutut dan bagian wajah. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Antar Brak, tetapi petugas kesehatan memastikan korban telah meninggal dunia.
Polisi menyebut Iwan bukan pekerja bangunan yang mengerjakan renovasi warung tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, korban hanya bermaksud membantu mengangkat kayu. Saat kejadian, korban diketahui tinggal mengontrak di rumah Saiful, yang berada di depan bangunan warung tersebut.
“Korban bukan pekerja bangunan tersebut, korban hanya ingin membantu mengangkat kayu,” ujar Fridy.
Setelah menerima informasi kejadian, personel Polsek Limau melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mendatangi Puskesmas Antar Brak untuk memastikan kondisi korban.
Polisi juga menghubungi keluarga korban. Iwan diketahui beralamat di Gajah Timur II, Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah.
Menurut Fridy, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan mengungkapkan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan keluarga.
“ Keluarga mengungkapkan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah serta menolak autopsi terhadap jenazah korban. Sehingga jenazahnya langsung diserahkan kepada keluarga,” katanya.
Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka di Gajah Timur II, Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah, untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pekerjaan renovasi bangunan, termasuk membantu pekerjaan sederhana seperti mengangkat kayu, tetap memiliki risiko kecelakaan fatal apabila keselamatan tidak menjadi perhatian utama.
Kapolsek Limau menghimbau masyarakat agar memastikan keamanan tangga, kondisi tempat berpijak, serta penggunaan alat pelindung diri ketika melakukan pekerjaan renovasi atau infrastruktur dan pengembangan, terutama pada ketinggian.
“Kami mengingatkan agar menggunakan tangga yang kokoh, memastikan kondisi tempat berpijak aman, serta menggunakan alat pelindung diri guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja,” tandasnya. (*)