Wednesday, 28 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Demo di Bundaran HI Berlanjut hingga Malam, Sejumlah Figur Publik Hadir

28 October 2026 20:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Demo di Bundaran HI Berlanjut hingga Malam, Sejumlah Figur Publik Hadir
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama aliansi Komite Selamatkan Daulat Rakyat (SADAR) masih bertahan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026) malam.

Aksi yang diikuti mahasiswa dan beragam elemen masyarakat sipil itu turut diwarnai kehadiran figur publik, mulai dari aktor Reza Rahadian hingga Wanda Hamidah.

Pantauan di lokasi, massa berkumpul di sekitar pos lalu lintas yang berada di antara Hotel Kempinski dan Hotel Mandarin Oriental. Sementara itu, barikade polisi terlihat terpasang di dekat Halte Transjakarta Tosari.

Sekitar pukul 17.00 WIB, beragam peserta aksi mendekati barikade hingga sempat terjadi ketegangan akibat desakan massa yang tidak berhasil menembus penghalang petugas.

Situasi kemudian berangsur berubah setelah massa kembali menyebar ke kawasan Bundaran HI. Sebagian peserta duduk di depan pos lalu lintas setelah diarahkan Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra.

Sekitar pukul 17.48 WIB, seorang peserta aksi naik ke pos tersebut dan menyalakan suar merah, disusul massa yang menyampaikan aspirasi melalui orasi. Massa tetap berada di lokasi meski waktu aksi sesuai ketentuan telah melewati pukul 18.00 WIB.

Kehadiran beragam figur publik turut menarik perhatian peserta aksi. Reza Rahadian terlihat mengenakan topi hitam dan kemeja lengan panjang di tengah kerumunan, sedangkan Wanda Hamidah membawa poster bertuliskan “Silence is Violence”.

Berbeda dengan keduanya, Zaskia Adya Mecca datang sebagai relawan dengan membawa ambulans dan logistik untuk membantu kebutuhan peserta demonstrasi.

Ia bergabung dengan posko relawan yang menyediakan makanan, minuman, dan bantuan medis bagi mahasiswa.

"Jadi ini kita kayak ibu-ibu yang ngejagain anak-anak kita yang mau turun langsung, jadi kita enggak ikut turun ke tengah jalan. Kita hanya bagi-bagi logistik, memastikan mereka enggak lapar, mereka enggak haus, mereka enggak sakit maag," kata Zaskia di Bundaran HI, dilansir Kompascom.

Di balik aksi tersebut, massa membawa lima kelompok tuntutan, mulai dari penetapan status bencana nasional dan penegakan hukum terhadap korporasi yang bertanggung jawab atas bencana ekologis, pembenahan penggunaan anggaran negara, penurunan biaya pendidikan dan penyediaan lapangan kerja, reformasi hukum serta pemberantasan korupsi, hingga perlindungan HAM dan demokrasi.

BEM UI menilai tuntutan tersebut perlu mendapat respons konkret pemerintah, termasuk terkait kebebasan berpendapat dan penghentian militerisasi ruang sipil.

Bertambahnya massa di kawasan Bundaran HI juga berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin yang ditutup sementara.

Kendaraan dari arah Monas dialihkan melalui Jalan Kebon Sirih menuju Tanah Abang, sedangkan arus dari arah Dukuh Atas dialihkan melalui Jalan Kota Bumi. Hingga malam, kawasan Bundaran HI masih menjadi titik berkumpul peserta aksi yang menyuarakan tuntutan mereka.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari