BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
(BPS) Provinsi Lampung mencatat sebanyak 186.546 orang menggunakan layanan transportasi darat, laut dan udara di Provinsi Lampung pada Juli 2026.
Kepala BPS Lampung Ahmadriswan Nasution mengungkapkan, jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 10,26 persen dibandingkan Juni 2026 sebesar 207.880 orang.
Pada periode Juli 2026, jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang Lampung sebanyak 76.659 orang, turun sebesar 13.39 persen bila dibandingkan Juni 2026 yaitu sebanyak 88.506 orang.
Sementara jumlah penumpang kapal ferry yang berangkat melalui Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung tercatat sebanyak 55.252 orang, turun sebesar 22,03 persen jika dibandingkan Juni 2026 sebesar 70.867 orang.
Penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Radin Inten II sebanyak 54.635 orang, mengalami kenaikan sebesar 12,63 persen jika dibandingkan Juni 2026 sebanyak 48.507 orang.
"Untuk penumpang pesawat udara yang datang di Bandara Radin Inten II pada Juli 2026 sebanyak 53.307 orang, naik sebesar 6,30 persen dibandingkan dengan Juni 2026 sebanyak 50.150 orang," jelas Ahmadriswan, Selasa (1/9/2026).
Ia juga menjelaskan barang yang dimuat melalui Pelabuhan Panjang pada Juli 2026 tercatat sebanyak 2.858.494 ton, turun sebesar 5,74 persen dibandingkan Juni 2026 sebesar 3.032.528 ton.
"Sedangkan barang yang dibongkar pada Juli 2026 sebanyak 1.151.358 ton mengalami kenaikan sebesar 17,48 persen dibandingkan Juni 2026 sebanyak 980.037 ton," ungkapnya.
Jika dibandingkan dengan keadaan Juli 2025, jumlah penumpang yang berangkat menggunakan moda transportasi darat, laut dan udara mengalami kenaikan sebesar 3,28 persen yaitu dari 180.628 orang menjadi 186.546 orang.