BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
kekeringan bagi 1.963 warga Kota Bandar Lampung. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pun mendistribusikan air bersih langsung kepada warga yang membutuhkan tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari akun Instagram bpbd_kotabandarlampung, Rabu (29/7/2026), pendistribusian air bersih oleh Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana dilakukan di beberapa wilayah sebagai berikut:
Selasa, 28 Juli 2026, Jalan Raya Suban, RT 010 dan RT 013 Lingkungan I, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, total 240 kepala keluarga (KK) dengan 950 jiwa terdampak kekeringan.
Kampung Batu Suluh, RT 17 dan RT 18 Lingkungan II, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, total 135 KK dengan 293 jiwa.
Sabtu, 25 Juli 2026, Perumahan Alam Asri, Jalan Raya Suban, RT 010 Lingkungan I, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, 150 KK dengan 600 jiwa.
Selasa, 21 Juli 2026, Jalan RE Martadinata, Gang Mangga Dua, RT 07 dan RT 08 Lingkungan II, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, total 20 KK dengan 80 jiwa.
Jalan RE Martadinata, RT 06 Lingkungan II, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, 10 KK dengan 40 jiwa.
“Dikarenakan air pada Pam tidak berjalan sementara waktu dan sumur milik warga mengalami kekeringan, sehingga mengakibatkan warga kesulitan air bersih untuk keperluan sehari-hari,” tulis BPBD Bandar Lampung.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung Idham Basyar Syahputra menuturkan, pendistribusian air bersih dilakukan sebagai respons cepat atas laporan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
"Kami menerima laporan adanya warga yang mengalami kesulitan air bersih karena sumur mereka mulai mengering. Setelah dilakukan asesmen di lapangan, kami langsung menurunkan armada tangki air agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," kata Idham.
Menurut Idham, BPBD akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan selama musim kemarau masih berlangsung. Apabila ditemukan wilayah lain yang mengalami kesulitan air bersih, distribusi bantuan akan kembali dilakukan sesuai hasil asesmen.
"Kami menyiagakan armada distribusi air bersih. Kalau ada laporan baru dan hasil asesmen menunjukkan masyarakat membutuhkan bantuan, tentu akan segera kami tindak lanjuti," ujarnya.
Masyarakat diimbau apabila menemukan atau mengalami keadaan darurat dapat menghubungi call center 117 atau 0821-8099-2105 / 0811-1160-9117.