Friday, 26 June 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Viral! Warga Metro Protes Jalan Pattimura Masih Bagus Dicor Lagi

26 June 2026 14:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 1 kali
Bagikan:
Viral! Warga Metro Protes Jalan Pattimura Masih Bagus Dicor Lagi
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Metro – Sebuah video yang memperlihatkan protes warga terhadap proyek peningkatan Jalan Pattimura di Kecamatan Metro Utara viral di media sosial. Warga mempertanyakan pengecoran pada ruas jalan yang dinilai masih dalam kondisi baik dan meminta pemerintah memprioritaskan perbaikan jalan yang rusak.

Dalam video berdurasi 1 menit 42 detik tersebut, seorang tokoh masyarakat Metro Utara, Ahmad Suberman, terlihat menyampaikan keberatan terhadap pekerjaan pengecoran yang sedang berlangsung. Menurutnya, pembangunan daerah seharusnya difokuskan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan agar anggaran pemerintah dimanfaatkan secara lebih efektif.

"Saya atas nama masyarakat yang dilewati pembangunan daerah ini menolak pembangunan daerah titik jalan yang sudah dibeton mau dibeton lagi," ujar Ahmad dalam video yang beredar, Jumat (26/6/2026).

Ia menilai pekerjaan tersebut berpotensi menghamburkan anggaran karena dilakukan pada ruas jalan beton yang masih layak dilalui.

"Ini merugikan uang negara berapa miliar. Saya masyarakat menolak pembangunan daerah yang mubazir. Jalan yang sudah bagus kok mau dibeton lagi, kenapa tidak dibagusin yang rusak, kan masih banyak," katanya.

Menurut Ahmad, ruas jalan yang dipersoalkan memiliki panjang sekitar 110 meter dan hingga kini belum menunjukkan kerusakan yang memerlukan pembangunan daerah ulang secara menyeluruh.

Ia menginginkan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung mengevaluasi pelaksanaan proyek tersebut sehingga anggaran dapat dialihkan untuk memperbaiki ruas jalan yang berlubang atau rusak berat.

"Kami menginginkan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung melakukan evaluasi terhadap perbaikan Jalan Pattimura ini. Tolong perbaiki jalan yang rusak, sedangkan yang sudah dicor dan kondisinya masih bagus ini biarkan supaya tidak mubazir uangnya," ujarnya.

Ahmad menggarisbawahi masyarakat bukan menolak pembangunan daerah infrastruktur. Menurutnya, warga justru mendukung peningkatan kualitas jalan selama pelaksanaannya didasarkan pada kebutuhan di lapangan.

Ia juga mengusulkan agar titik-titik jalan yang masih layak dipertahankan sehingga anggaran dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki ruas lain yang lebih membutuhkan penanganan.

"Jadi titik-titik yang sudah dicor kami harap tidak perlu dicor lagi. Masyarakat menginginkan yang diperbaiki, dicor, dan diaspal halus adalah jalan-jalan yang masih rusak dan berlubang," tandasnya.

Video tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian mendukung aspirasi warga dengan alasan pembangunan daerah infrastruktur seharusnya mengedepankan skala prioritas dan efisiensi penggunaan anggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Daerah Provinsi Lampung, Pemerintah Kota Metro, maupun kontraktor pelaksana terkait alasan teknis pengecoran pada ruas jalan yang dipersoalkan warga.

Media masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk memperoleh penjelasan mengenai dasar teknis pelaksanaan proyek tersebut, termasuk apakah pekerjaan dilakukan sebagai bagian dari peningkatan struktur jalan, penyesuaian elevasi, atau pertimbangan teknis lainnya, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik tetap utuh dan berimbang.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari