BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pesisir Barat bersama seorang ahli gizi memegang tumpukan uang tunai viral di media sosial.
Unggahan tersebut memicu beragam spekulasi dari warganet hingga akhirnya mendapat perhatian dari Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Lampung.
Dalam foto yang beredar, terlihat dua perempuan memegang uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu yang disusun dalam beberapa tumpukan. Pada foto lainnya, uang tersebut tampak dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam.
Unggahan itu ramai diperbincangkan dan menuai berbagai komentar yang mempertanyakan asal-usul uang yang terlihat dalam dokumentasi tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala KPPG Provinsi Lampung, Achmad Hery Setiawan menyampaikan, pihaknya telah meminta klarifikasi kepada Koordinator Wilayah serta Kepala SPPG Pasar Krui untuk mengetahui fakta di balik foto yang beredar.
Langkah tersebut dilakukan agar informasi yang berkembang di masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Berdasarkan keterangan awal yang diterima KPPG Lampung, foto tersebut merupakan dokumentasi lama yang diunggah melalui akun media sosial milik seorang ahli gizi di SPPG 02 Pasar Krui pada Januari 2026. Namun, foto itu kembali beredar dan menjadi viral sehingga memunculkan berbagai spekulasi di ruang publik.
"Kami sudah meminta klarifikasi kepada koordinator wilayah dan Kepala SPPG terkait foto yang beredar di media sosial. Berdasarkan informasi sementara, foto tersebut merupakan unggahan lama yang diambil pada Januari lalu," ujar Achmad Hery, Jumat (17/7/2026).
KPPG Provinsi Lampung menekankan proses pendalaman masih berlangsung untuk memastikan konteks foto tersebut secara utuh.
Pihaknya juga menghimbau masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum hasil klarifikasi resmi disampaikan.
Hingga kini, belum ada informasi yang menunjukkan adanya pelanggaran ataupun penyimpangan terkait foto yang viral tersebut, dan penyelusuran masih terus dilakukan.