Tuesday, 21 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Viral Disebut Terpencil dan Tak Layak, Pangdam Raden Intan Cek Langsung KDKMP Tanggamus

21 July 2026 17:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Viral Disebut Terpencil dan Tak Layak, Pangdam Raden Intan Cek Langsung KDKMP Tanggamus
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(Pangdam) XXI/Raden Intan, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, memastikan lokasi pembangunan daerah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, merupakan kawasan yang strategis dan tidak sesuai dengan berbagai narasi negatif yang sempat viral di media sosial.

Penegasan itu disampaikan Pangdam saat melakukan kunjungan kerja sekaligus mengikuti video conference (Vicon) evaluasi percepatan pembangunan daerah KDKMP bersama jajaran TNI, Selasa (21/7/2026), di Gedung KDKMP Pekon Sidokaton.

acara tersebut merupakan agenda nasional untuk memantau perkembangan pembangunan daerah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah.

Melalui Vicon bersama Wakil Panglima TNI, seluruh satuan melaporkan progres pembangunan daerah sekaligus mengevaluasi percepatan penyelesaiannya agar sesuai target pemerintah.

Usai mengikuti Vicon, Kristomei bersama rombongan meninjau langsung lokasi pembangunan daerah yang belakangan menjadi sorotan publik setelah beredarnya informasi di media sosial yang menyebut lokasi koperasi berada di kawasan terpencil dan tidak layak.

"Hari ini kami melihat langsung kondisi di lapangan. Ternyata lokasinya cukup strategis, berada di tengah permukiman warga, dan tidak seperti isu yang selama ini ramai diberitakan maupun viral di media sosial," kata Kristomei.

Menurut mantan Dandim 0424/Tanggamus ini, pembangunan daerah KDKMP merupakan hasil musyawarah masyarakat bersama pemerintah desa sehingga penentuan lokasi telah mempertimbangkan kemudahan akses dan kebutuhan warga.

Ia kembali memastikan bahwa keterlibatan TNI hanya sebatas mendampingi percepatan pembangunan daerah infrastruktur agar koperasi segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Kami dari TNI hanya mendampingi percepatan pembangunan daerah. Setelah selesai, fasilitas ini sepenuhnya menjadi milik masyarakat dan diharapkan mampu menggerakkan perekonomian desa," ujarnya.

Kristomei mengungkapkan, hingga pertengahan Juli 2026 progres pembangunan daerah KDKMP di wilayah Lampung, termasuk yang berada dalam pendampingan Kodim 0424/Tanggamus, telah mencapai sekitar 52 persen.

Menurutnya, pemerintah menargetkan koperasi tersebut menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok, penguatan usaha mikro, pemasaran hasil pertanian, hingga memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha.

Pangdam juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

"Jangan langsung percaya dengan setiap informasi yang beredar di media sosial. Lakukan klarifikasi dan check and recheck terlebih dahulu. Apa yang kita baca belum tentu merupakan fakta, bisa saja hanya persepsi atau bahkan provokasi," katanya.

Ia mengharapkan setelah pembangunan daerah rampung, seluruh fasilitas koperasi dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian kepada warga, Pangdam XXI/Raden Intan beserta rombongan juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat Pekon Sidokaton.

acara tersebut dihadiri Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marjuki, para pejabat utama Kodam XXI/Raden Intan dan Korem 043/Garuda Hitam, Dandim 0424/Tanggamus, Staf Ahli Bupati Tanggamus yang mewakili Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala organisasi perangkat daerah terkait, Kepala Pekon Sidokaton, serta tokoh masyarakat setempat.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu program strategis nasional yang dikembangkan pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa berbasis koperasi. 

Melalui program ini, pemerintah menargetkan terbentuknya koperasi yang mampu menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat, memperkuat rantai distribusi hasil pertanian, membuka akses pembiayaan, serta meningkatkan kesejahteraan warga di tingkat desa.

Di Kabupaten Tanggamus, keberadaan KDKMP diharapkan mampu mengoptimalkan potensi sektor pertanian, perkebunan, dan usaha mikro yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari