BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
dan menjadi sorotan setelah pengakuan seorang pengendara terkait dugaan tindakan kekerasan oleh Dirreskrimum Polda Sumatera Barat (Sumbar), Kombes Teddy Fanani (TF), pada Jumat (7/8/2026).
Korban amukan Kombes TF tersebut adalah Bill Irzano. Pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Padang itu sedang dalam perjalanan menuju bandara, menjemput tamu dari Perpustakaan RI Jakarta.
Dalam unggahan tersebut, peristiwa itu disebut bermula ketika korban melaju di jalan dan hendak mendahului kendaraan yang ditumpangi polisi tersebut. Karena kondisi lalu lintas dinilai sepi, korban melakukan manuver dengan menyalip dari sisi kiri.
Namun, manuver itu disebut membuat pengemudi kendaraan polisi terkejut hingga terjadi perselisihan di jalan. Korban mengaku, empat orang kemudian turun dari kendaraan dan sempat mengancam akan mengeroyok dirinya.
Melansir CNN, korban, merasa tidak melakukan kekeliruan saat berkendara, karena hanya menyalip biasa. Namun respons yang diterimanya adalah kekerasan.
"Saya dipukul. Ia langsung arogan gitu. Kacamata ini patah dan muka saya bengkak gini," cerita Bill Irzano kepada wartawan.
Ia menceritakan, sebelum insiden pemukulan terjadi, ia sedang berusaha menyalip dengan memberi aba-aba. Namun, sopir Kombes TF juga sedang berusaha menyalip kembali.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya mengaku sudah melihat video tersebut. Ia membenarkan bahwa sosok dalam video tersebut adalah Kombes TF.
"Iya. Benar," kata Susmelaati.
Ia menjelaskan, Kapolda Irjen Djati Wiyoto Ardhy memberi atensi khusus atas kasus tersebut.
"Pak Kapolda sudah memerintahkan Kabid Propam untuk mengklarifikasi dan menyelidiki peristiwa itu," katanya.