BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG– Proses pemberangkatan jamaah haji asal Provinsi Lampung melalui Embarkasi Antara terus menunjukkan progres yang signifikan.
Namun, di balik keberangkatan ribuan jamaah, terselip kabar mengenai beragam jamaah yang terpaksa menunda impiannya ke Tanah Suci.
Berdasarkan data terbaru dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Lampung hingga 9 Mei 2026, tercatat sebanyak 21 jamaah Lampung dinyatakan tunda atau gagal berangkat.
Padahal, total jamaah yang sudah memasuki asrama haji mencapai 5.774 orang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Lampung, M. Ansori F. Citra, mengungkapkan bahwa alasan utama gagalnya keberangkatan beragam jamaah tersebut berkaitan erat dengan faktor risiko keselamatan.
"Jamaah yang mengalami gagal atau tunda berangkat sebagian besar disebabkan oleh faktor kesehatan dan kendala administratif yang memerlukan penanganan lebih lanjut," ujar M. Ansori F. Citra, Minggu 10 Mei 2026.
Ansori menjelaskan, keputusan penundaan ini diambil setelah melalui pemeriksaan ketat di asrama. Menurutnya, langkah tegas tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan jamaah itu sendiri agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan ibadah haji yang menguras energi.
"Langkah tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan jamaah serta kelancaran pelaksanaan ibadah haji," tegasnya.
Terkait kendala administratif, pihaknya menyebut ada beberapa dokumen yang memerlukan verifikasi mendalam sehingga tidak memungkinkan untuk diberangkatkan sesuai jadwal kloter awal.
Meski demikian, PPIH memastikan pendampingan dan layanan tetap diberikan secara maksimal kepada jamaah yang terdampak.
Hingga saat ini, sebanyak 5.753 jamaah dari 13 kelompok terbang (kloter) asal Lampung telah resmi diterbangkan menuju Tanah Suci.
Secara umum, Ansori mengklaim proses pemberangkatan berjalan lancar, tertib, dan kondusif.
"Alhamdulillah, seluruh petugas terus berupaya memberikan pelayanan terbaik mulai dari penerimaan di asrama, pemeriksaan kesehatan, hingga proses keberangkatan menuju embarkasi utama," katanya.
Ia juga menyerukan kepada seluruh jamaah yang telah berangkat maupun yang masih menunggu antrean kloter untuk terus menjaga kondisi fisik dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
"Semoga setiap langkah ibadah para tamu Allah dimudahkan dan menjadi haji yang mabrur, membawa keberkahan bagi keluarga, daerah, dan bangsa," pungkasnya