BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Universiti Sains Malaysia (USM) sukses menggelar agenda Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di SMKN 1 Tegineneng, Lampung Selatan, Rabu (26/8/2026).
agenda ini menjadi wujud nyata kolaborasi internasional dalam meningkatkan literasi digital, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta kesadaran terhadap keamanan siber di lingkungan pendidikan vokasi.
agenda tersebut dibuka secara resmi oleh Dr. Sc. Dedi Darwis, S.Kom., M.Kom., serta diikuti oleh guru dan siswa SMKN 1 Tegineneng. Hadir pula para dosen dari Universitas Teknokrat Indonesia dan narasumber dari Universiti Sains Malaysia.
Bekali Siswa dengan AI dan Kesadaran Keamanan Siber
Dalam agenda tersebut, peserta mendapatkan materi yang relevan dengan perkembangan teknologi digital dan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Narasumber dari Universiti Sains Malaysia, Dr. Najwadi Yusoff, menyampaikan materi Cyber Scam Awareness. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada siswa dan guru mengenai berbagai modus penipuan digital yang berkembang seiring meningkatnya penggunaan media sosial, platform digital, dan perdagangan elektronik.
Peserta diajak untuk lebih waspada dalam mengenali berbagai bentuk penipuan daring, menjaga keamanan data pribadi, serta menerapkan perilaku digital yang aman dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Dr. Erliyan Redy Susanto, M.Kom., dosen Universitas Teknokrat Indonesia, membawakan materi Artificial Intelligence for Multimedia.
Melalui materi tersebut, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan AI untuk menghasilkan berbagai produk multimedia, mulai dari desain, pengolahan dan penyuntingan video, hingga pengembangan media pembelajaran digital yang lebih kreatif dan interaktif.
agenda berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta praktik pemanfaatan teknologi. Peserta terlihat antusias mengikuti materi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai perkembangan AI dan keamanan digital.
Perkuat Kerja Sama Melalui Implementation of Agreement
Selain agenda pembelajaran, momentum penting dalam PkM Internasional ini ditandai dengan penandatanganan Implementation of Agreement (IA) antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMKN 1 Tegineneng.
Kerja sama tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah kejuruan, khususnya dalam peningkatan kompetensi siswa, pengembangan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, serta pelaksanaan berbagai program teknologi secara berkelanjutan.
Kepala SMKN 1 Tegineneng, Dr. (Can). Junaina, S.Pd., M.Pd., menyambut positif pelaksanaan agenda tersebut.
“Kami sangat bahagia agenda internasional ini bisa diadakan di sekolah kami. Kami memiliki harapan kerja sama ini dapat terus berlanjut melalui program-program lain yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga siswa kami semakin siap bersaing di dunia kerja,” ungkapnya.
Teknokrat Perluas Dampak Literasi Digital
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., mengapresiasi pelaksanaan kolaborasi tersebut sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan perkembangan teknologi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk bagi siswa sekolah kejuruan.
“Ini adalah bukti komitmen Universitas Teknokrat Indonesia untuk memperluas dampak positif literasi digital hingga ke sekolah kejuruan, sekaligus membangun jejaring internasional. Kami ingin pengetahuan dan teknologi yang berkembang di perguruan tinggi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mahathir.
Ia menambahkan keterangan bahwa kolaborasi internasional seperti ini juga memberikan ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk memperluas wawasan, membangun jejaring global, serta memahami perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja secara lebih luas.
Dukung Pencapaian SDGs
Pelaksanaan PkM Internasional Universitas Teknokrat Indonesia bersama Universiti Sains Malaysia dan SMKN 1 Tegineneng juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).
agenda ini mendukung SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru serta siswa dalam pemanfaatan teknologi digital dan keamanan siber.
Selanjutnya, SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pembekalan keterampilan AI dan multimedia yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan industri digital.
agenda ini juga mendukung SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan sinergi antara Universitas Teknokrat Indonesia, Universiti Sains Malaysia, dan SMKN 1 Tegineneng.
Melalui agenda tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya sebagai Kampus Berdampak yang aktif membangun kolaborasi nasional dan internasional serta menghadirkan pendidikan, teknologi, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi dengan Universiti Sains Malaysia dan SMKN 1 Tegineneng diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai program akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kompetensi teknologi untuk mempersiapkan generasi muda yang adaptif, kreatif, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global.
Kampus Berdampak, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong lahirnya dosen dan mahasiswa yang unggul, inovatif, serta mampu menghadirkan solusi teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan.