BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II atau BMKG Lampung mendeteksi sebanyak 133 titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah Provinsi Lampung pada Selasa 1 September 2026.
Ini berdasarkan hasil pada pengamatan Senin (31/8/2026).
Koordinator Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, menghimbau masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat seluruh titik panas yang terdeteksi berada pada tingkat kepercayaan sedang.
"Berdasarkan pemantauan satelit Terra, Aqua, S-NPP, dan NOAA20 hingga Selasa (1/9/2026) pagi, tercatat ada 133 titik panas yang tersebar di sebagian daerah di Lampung. Wilayah Kabupaten Tulang Bawang menjadi area dengan konsentrasi titik panas tertinggi," ujar Rudi Harianto.
Kabupaten Tulang Bawang tercatat mendominasi sebaran dengan total 27 titik panas, yang mayoritas terkonsentrasi di Kecamatan Gedung Meneng (22 titik) dan Dente Teladas (5 titik).
Selain Tulang Bawang, sebaran titik panas juga terdeteksi signifikan di beberapa wilayah lain:
Lampung Utara (12 titik): Tersebar di Kotabumi (5), Bunga Mayang (3), Muara Sungkai (2), Abung Pekurun (1), dan Kotabumi Utara (1).
Mesuji (10 titik): Terdeteksi di Tanjung Raya (4), Mesuji Timur (2), Rawa Jitu Utara (2), dan Simpang Pematang (2).
Lampung Selatan (10 titik): Terdiri dari Ketapang (6) dan Raja Basa (4).
Way Kanan (8 titik): Tersebar di Negeri Besar (3), Baradatu (3), Blambangan Umpu (1), Way Tuba (1), dan Pakuan Ratu (1).
Lampung Timur (7 titik): Meliputi Bandar Sribhawono (2), Sekampung Udik (2), Waway Karya (2), Melinting (1), dan Purbolinggo (1).
Tulang Bawang Barat (7 titik): Terdeteksi di Pagar Dewa (3), Gunung Agung (3), dan Tulang Bawang Tengah (1).
Lampung Tengah (5 titik): Tersebar di Bandar Mataram (3), Putra Rumbia (1), Rumbia (1), dan Terusan Nunyai (1).
Pesisir Barat (4 titik): Terdiri dari Bangkunat (2) dan Ngaras (2).
Pringsewu (3 titik): Terdeteksi di Pagelaran Utara (2) dan Pardasuka (1).
Lampung Barat (2 titik): Tersebar di Bandar Negeri Suoh (1) dan Lumbok Seminung (1).
Pesawaran (1 titik): Terdeteksi di Tegineneng (1).
BMKG Lampung menghimbau pemerintah daerah setempat dan masyarakat untuk menghindari aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan guna mencegah meluasnya titik api di tengah kondisi iklim saat ini.