Monday, 24 August 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Tim Alfa TNI Diturunkan Padamkan Karhutla Taman Nasional Way Kambas

24 August 2026 22:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Tim Alfa TNI Diturunkan Padamkan Karhutla Taman Nasional Way Kambas
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

- Tim Alfa diturunkan dengan fokus utama pemadaman di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur.

Satuan elit ini diturunkan untuk menghentikan sebaran 79 titik panas yang mengancam permukiman warga serta habitat satwa dilindungi.

Hal ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lampung yang masih menyisakan 100,7 hektare lahan.

Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengungkapkan, Mabes TNI telah menyiagakan personel khusus untuk menembus titik api yang sulit dijangkau.

"TNI telah menyiagakan Tim Alfa, yakni satuan kecil yang dibentuk untuk menjalankan misi taktis di medan berat dalam penanggulangan bencana," ujar Kristomei, Senin, 24 Agustus 2026.

Ia menjelaskan bahwa tim ini memiliki kemampuan mobilitas tinggi untuk menjangkau wilayah yang terisolasi. 

"Tim ini didukung oleh personel yang berkemampuan sebagai penerjun freefall (terjun bebas militer ) guna menembus wilayah-wilayah yang terisolasi atau sulit dijangkau," tambah Kristomei saat menjelaskan strategi penetrasi ke titik api di dalam hutan.

Diketahui, dalam rapat koordinasi penanggulangan karhutla secara daring, Presiden Prabowo menilai dua helikopter water bombing dari Palembang dan Jawa Timur masih belum mencukupi kebutuhan di lapangan.

Presiden pun memutuskan untuk menambah kekuatan armada udara dan melipatgandakan bantuan peralatan pemadaman darat guna mempercepat proses pendinginan lahan. 

Saat Pimpinan tertinggi Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal melaporkan kebutuhan 10 unit pompa air untuk menjangkau lokasi yang jauh dari kanal, Presiden secara spontan menambah jumlah tersebut.

"Berapa yang Anda perlu?" Kata Prabowo.

"10, Pak Presiden," jawab Mirza.

"Ya, bagus. Saya kirim 20," tegas Presiden. 

Kristomei Sianturi mengapresiasi respons cepat pusat tersebut. "Kami, atas nama masyarakat Lampung, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Provinsi Lampung," ungkapnya.

Operasi pemadaman ini menjadi krusial mengingat TNWK merupakan rumah bagi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus). 

Petugas terus memantau 11 kelompok gajah liar. Di mana, kelompok terdekat berada sekitar 27 kilometer dari lokasi kebakaran.

Sementara gajah di Pusat Konservasi Gajah (PKG) yang berjarak delapan kilometer dipastikan masih dalam kondisi aman.

Kementerian Kehutanan juga mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada satwa gajah yang terdampak langsung oleh api.

Kristomei mengemukakan bahwa koordinasi melalui video conference bersama Presiden sangat menekankan aspek lingkungan ini. 

"Demi kelangsungan habitat Gajah Sumatera serta keamanan permukiman, perkebunan, dan lahan pertanian warga, kami telah mendapatkan bantuan peralatan pendukung lainnya," tutur Kristomei.

Karhutla yang didominasi vegetasi alang-alang ini memang memiliki tantangan tersendiri karena bara api sering kali bertahan di bawah permukaan tanah meski api utama telah padam.

Selain itu, pemerintah terus menyiagakan posko gabungan di perbatasan puluhan desa yang bersinggungan langsung dengan kawasan taman nasional.

Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran Forkopimda Lampung, TNI, dan Polri untuk tetap menjaga kewaspadaan hingga kondisi benar-benar stabil.

"Jaga wilayahmu, jaga kampung halamanmu. Cuaca tidak bersahabat sementara, tetapi bisa kita atasi," pesan Presiden menutup arahannya.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari