BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Lampung (TI Polinela) sukses menggelar ajang bergengsi International Innovation 4 Force 2026 pada 14–15 Oktober 2026. Ajang kompetisi IT tingkat internasional ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme, mempertemukan ratusan inovator muda dari lima negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Kamboja.
Perhelatan berskala internasional ini dikelola langsung oleh seluruh elemen Jurusan Teknologi Informasi melalui kolaborasi solid dengan dukungan penuh jajaran dosen dan Ketua Jurusan Teknologi Informasi, serta keterlibatan aktif Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi (HMJ TI) dan seluruh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) di lingkungan Jurusan TI Polinela.
Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., bersama Ketua Jurusan Teknologi Informasi Polinela, Dr. Ir. Septafiansyah Dwi Putra, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., serta jajaran pimpinan Politeknik Negeri Lampung. Kehadiran para peserta yang datang langsung dari berbagai penjuru Indonesia maupun mancanegara menjadikan Kampus Polinela sebagai pusat ruang kolaborasi dan adu gagasan teknologi tingkat regional.
Dalam ajang ini, para peserta berkompetisi dalam enam cabang lomba strategis di bidang teknologi dan sains terapan, meliputi Line Follower, UI/UX Design, Web Design,
Internet of Things (IoT), Karya Tulis Ilmiah (KTI), serta Roket Air.
Gubernur Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi (HMJ TI) Polinela, Dede Aprizal, didampingi oleh Wakil Gubernur HMJ TI Polinela, Rhestu Rambang Maulana, mengungkapkan rasa bangga serta apresiasinya atas terselenggaranya ajang internasional hasil sinergi besar seluruh civitas akademika Jurusan TI tersebut.
"Menjadi tuan rumah dan menyaksikan langsung berkumpulnya para inovator muda lintas negara di kampus kita merupakan sebuah pencapaian yang sangat luar biasa. Dukungan luar biasa dari jajaran dosen dan Ketua Jurusan, serta kolaborasi erat antara HMJ TI dan seluruh Hima Prodi menjadi kunci utama keberhasilan acara ini. Ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan pemantik semangat bagi generasi muda, khususnya mahasiswa dan pelajar di bidang IT, untuk terus mendobrak keterbatasan, berinovasi, serta bersaing di kancah global," ujar Dede Aprizal.
Sementara itu, Ketua Pelaksana International Innovation 4 Force 2026, Ananda Ramadhan, menyampaikan terima kasih atas soliditas tim panitia serta dukungan luas dari berbagai elemen pendukung.
"Kemeriahan dan kelancaran acara selama dua hari ini merupakan buah dari kerja keras seluruh panitia, arahan serta support penuh jajaran dosen dan Ketua Jurusan, sinergi lintas elemen organisasi mahasiswa di Jurusan TI, dukungan pihak kampus, serta kontribusi para sponsor dan mitra yang telah menyokong jalannya acara. Kami mengharapkan semangat kolaborasi internasional ini dapat terus terjaga dan memberikan dampak berkelanjutan bagi perkembangan ekosistem teknologi," tutur Ananda.
Suksesnya International Innovation 4 Force 2026 ini semakin memperkokoh posisi Politeknik Negeri Lampung sebagai institusi pendidikan vokasi yang siap mencetak sumber daya manusia unggul, adaptif, serta berdaya saing global di era transformasi digital. (*)