Tuesday, 15 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Sumur Minyak Ilegal Meledak di Muba, Dua Pekerja Asal Lampung Tewas

15 September 2026 14:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Sumur Minyak Ilegal Meledak di Muba, Dua Pekerja Asal Lampung Tewas
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(Muba), Sumatera Selatan, berujung maut. Dua pekerja asal Lampung tewas setelah lokasi pengeboran minyak ilegal di Desa Terusan, Kecamatan Sanga Desa, terbakar dan disertai ledakan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Dua korban meninggal dunia masing-masing Patderi (31) dan Arivin (36). Keduanya diketahui bekerja sebagai operator di lokasi pengeboran minyak tersebut.

Selain dua korban tewas, seorang warga bernama Bahori (40) juga mengalami luka bakar. Korban sempat mendapat perawatan medis setelah dievakuasi dari lokasi kejadian.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Adik Listiyono menyampaikan, lokasi pengeboran tersebut merupakan sumur minyak ilegal. Saat kejadian, para pekerja tengah melakukan aktivitas pengeboran di atas lahan milik Bahori.

Menurutnya, ketika proses pengeboran berlangsung, lubang sumur tiba-tiba mengeluarkan gas yang bercampur minyak. Tak lama kemudian, api muncul dari lubang tersebut dan disusul suara ledakan sebanyak tiga kali.

"Kemudian tiba-tiba api keluar dari lubang sumur minyak kemudian mengeluarkan suara ledakan sebanyak tiga kali lalu api menjalar areal tempat kejadian hingga menewaskan dua korban jiwa tersebut," kata Adik, Senin (14/9/2026) dikutip dari Detik.com.

Kobaran api kemudian menjalar di sekitar lokasi. Warga bersama anggota Polsek Sanga Desa berupaya melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.00 WIB. Salah satu korban yang mengalami luka bakar serius sempat dilarikan ke RSUD Sekayu, namun meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

Sementara itu, satu korban lainnya sempat bertahan setelah insiden kebakaran. Namun, kondisi kesehatannya kemudian memburuk hingga korban akhirnya meninggal dunia pada Minggu (13/9/2026) pagi. Dengan demikian, total korban meninggal dalam peristiwa tersebut mencapai dua orang.

Polisi kini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, termasuk mekanisme pengeboran yang dilakukan hingga memicu keluarnya gas dan minyak sebelum terjadi ledakan. Petugas juga mendalami dugaan kelalaian serta pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas pengeboran tersebut.

Lokasi pengeboran diketahui berada di lahan milik Bahori, sementara aktivitas pengeboran disebut dilakukan oleh seseorang bernama Jayak. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari beragam pihak untuk mengungkap keterlibatan masing-masing dalam aktivitas sumur minyak ilegal tersebut. Kasus ini ditangani Polsek Sanga Desa untuk memastikan penyebab kebakaran dan pihak yang harus bertanggung jawab. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari