Friday, 31 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Rahmat Mirzani Djausal Pimpin HKTI Lampung, Fokus Perkuat Konsolidasi dan Kesejahteraan Petani

31 July 2026 21:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 1 kali
Bagikan:
Rahmat Mirzani Djausal Pimpin HKTI Lampung, Fokus Perkuat Konsolidasi dan Kesejahteraan Petani
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, ‎Bandar Lampung – Gubernur Rahmat Mirzani Djausal resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Lampung.

‎Musda tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI Abdul Kadir Karding, Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus HKTI Lampung, serta beragam organisasi petani dan pemangku kepentingan sektor pertanian.

‎Usai terpilih, Rahmat Mirzani Djausal mengungkapkan HKTI akan menjadi wadah untuk mengonsolidasikan seluruh organisasi petani, nelayan, akademisi, dan pemangku kepentingan agar berbagai program pemerintah di sektor pertanian dapat berjalan lebih maksimal.

‎"Yang akan kami lakukan adalah mengonsolidasikan seluruh organisasi petani dan nelayan agar sistem yang telah dibangun pemerintah bisa berjalan maksimal di Provinsi Lampung," kata Mirza.

‎Ia menilai tantangan terdekat yang harus diantisipasi adalah musim kemarau dan potensi kekeringan akibat El Nino. Pemerintah Daerah Provinsi Lampung, kata dia, telah menyiapkan langkah mitigasi, mulai dari pemetaan daerah rawan hingga pengoperasian pompa air untuk menjaga produktivitas pertanian.

‎"Kami terus memantau titik-titik yang berpotensi mengalami kekeringan. Insya Allah seluruh daerah yang membutuhkan akan segera mendapatkan dukungan pompanisasi," ujarnya.

‎Dalam pidatonya, Mirza juga menekankan bahwa Lampung merupakan salah satu lumbung pangan nasional dengan luas lahan pertanian mencapai sekitar 1,8 juta hektare yang digarap sekitar 1,5 juta kepala keluarga atau hampir 60 persen dari total penduduk Lampung.

‎Menurutnya, Lampung menjadi penghasil singkong dan nanas terbesar di Indonesia, serta menempati peringkat kedua nasional untuk produksi pisang dan peringkat kelima untuk produksi padi. Selain itu, Lampung juga menjadi sentra produksi kopi, lada, kakao, karet, tebu, serta peternakan.

‎Meski memiliki potensi besar dengan nilai sektor pertanian mencapai sekitar Rp158 triliun, Mirza menilai kesejahteraan petani masih menjadi pekerjaan rumah karena hasil pertanian belum sepenuhnya dinikmati oleh petani.

‎Ia menyebut persoalan tata niaga, distribusi pupuk bersubsidi, hingga sistem perdagangan menjadi tantangan yang harus dibenahi agar pendapatan petani meningkat dan berdampak pada perbaikan kualitas sumber daya manusia.

‎Pada kesempatan tersebut juga ditetapkan susunan kepengurusan DPD HKTI Lampung. Rahmat Mirzani Djausal dipercaya sebagai Ketua DPD, didampingi Umar Ahmad sebagai Ketua Harian, Mohamad Andi Fakhri sebagai Sekretaris DPD, dan Jeremi Gozal sebagai Bendahara.

‎Struktur organisasi turut diperkuat dengan pembentukan Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Dewan Pengarah, Dewan Pertimbangan, Dewan Kehormatan, serta Dewan Pakar yang diisi unsur akademisi, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga pejabat organisasi perangkat daerah terkait. Selain itu, kepengurusan juga dilengkapi puluhan wakil ketua, wakil sekretaris, dan wakil bendahara untuk memperkuat peran HKTI dalam mendukung infrastruktur dan pengembangan sektor pertanian di Provinsi Lampung. (*) 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari