BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Kecelakaan tunggal melibatkan mobil pikap yang membawa tujuh santri terjadi di sekitar Gerbang Tol Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (22/7/2026) sore.
Insiden tersebut menyebabkan dua santri meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, mobil pikap tersebut diduga kehilangan kendali sebelum menghantam sebuah rumah warga.
Benturan keras membuat beragam penumpang terpental hingga ke halaman rumah. Kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, sedangkan bagian depan rumah warga juga rusak akibat kecelakaan tersebut.
Warga yang mendengar suara benturan langsung mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan.
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bob Bazar Kalianda. Informasi yang dihimpun menyebutkan, para santri tersebut baru saja menyelesaikan aktivitas membuang sampah sebelum kecelakaan terjadi.
Salah seorang saksi mata, Winda, mengaku mendengar suara tabrakan keras sesaat setelah dirinya meninggalkan lokasi yang kemudian dihantam kendaraan.
"Baru sekitar dua menit saya pindah ke belakang, tiba-tiba terdengar suara tabrakan keras," ujar Winda dalam video yang beredar.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP Erza Trisyahputra Nasution, membenarkan kecelakaan tersebut.
Ia menjelaskan terdapat tujuh korban dalam insiden itu, dengan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan lima lainnya dibawa ke RSUD Bob Bazar untuk mendapatkan penanganan medis.
"Ya benar, peristiwanya sore tadi. Jadi, total ada tujuh korban dan dua di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Erza.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beragam saksi. Dugaan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi atau mengalami gangguan teknis masih dalam penyelidikan petugas.