Sunday, 13 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung Dampingi UMKM Syariah Susun Laporan Keuangan Digital

13 September 2026 17:59 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung Dampingi UMKM Syariah Susun Laporan Keuangan Digital
Foto: Dokumentasi

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

13 September 2026 – Tim Dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) melaksanakan acara Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Digital bagi UMKM Syariah di Bandar Lampung Menggunakan Zahir Accounting”. acara berlangsung di Masjid Al-Iman, Perumahan Bumi Puspa Kencana, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung, Minggu, 13 September 2026.

acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perwakilan pengurus masjid di Bandar Lampung, dan beberapa sekolah. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan pencatatan dan penyusunan laporan keuangan secara tertib, transparan, praktis, dan berbasis teknologi digital.

acara pengabdian dipimpin oleh Dr. Sudrajat, S.E., M.Acc., Akt., CA., CPA. bersama tim pengabdian dari FEB Universitas Lampung. Para peserta memperoleh penjelasan mengenai dasar-dasar pencatatan keuangan, penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah, serta praktik penggunaan aplikasi Zahir Accounting untuk membantu pengelolaan administrasi dan keuangan usaha.

Dalam sambutan pembukanya, Dr. Triono selaku Ketua DKM Masjid Al Iman sekaligus tuan rumah acara ini menyampaikan apresiasi kepada tim Universitas Lampung yang telah memilih Masjid Al Iman sebagai tempat pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Menurut Dr. Triono, acara tersebut sangat bermanfaat karena pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya dibutuhkan oleh dunia usaha, tetapi juga penting bagi pengurus masjid dalam meningkatkan tertib administrasi, transparansi, dan akuntabilitas organisasi.

“Kami menyambut baik acara pengabdian ini. Pelaku UMKM maupun pengurus masjid perlu meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan dan pencatatan keuangan. Dengan dukungan teknologi digital, pengelolaan keuangan dapat dilakukan secara lebih tertib, mudah, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Triono.

Ia juga memiliki harapan kerjasama antara perguruan tinggi, masjid, dan masyarakat dapat terus dikembangkan. Menurutnya, masjid dapat menjadi salah satu pusat pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam meningkatkan pengetahuan ekonomi, kewirausahaan, dan tata kelola organisasi yang profesional.

Dalam acara tersebut, peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoritis. Tim pengabdian juga memberikan pendampingan praktik penggunaan aplikasi akuntansi. Peserta diperkenalkan dengan tahapan pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan yang dapat digunakan sebagai dasar dalam mengambil keputusan usaha.

Melalui acara ini, peserta diharapkan mampu memahami pencatatan keuangan sesuai prinsip syariah, menyusun laporan keuangan secara praktis dan akurat, serta memanfaatkan aplikasi digital untuk mempermudah pencatatan transaksi. Pengelolaan data keuangan yang semakin baik diharapkan dapat membantu UMKM dalam mengevaluasi perkembangan usaha dan menentukan langkah pengembangan bisnis.

Salah satu peserta pelatihan, Novi Rosanti, perwakilan dari UMKM Al Iman Mart, menyampaikan bahwa acara tersebut sangat membantu pelaku UMKM dalam memahami pentingnya pencatatan keuangan yang rapi dan sistematis. Menurutnya, banyak pelaku usaha kecil telah menjalankan acara usaha dengan baik, tetapi masih menghadapi kendala dalam pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, khususnya dalam memahami bagaimana mencatat transaksi usaha secara lebih tertib dan menggunakan aplikasi akuntansi secara praktis. Selama ini pencatatan keuangan UMKM sering dilakukan secara sederhana. Dengan adanya pendampingan ini, kami menjadi lebih memahami cara menyusun laporan keuangan yang lebih rapi, akurat, dan mudah dipantau,” ujar Novi.

Peserta lainnya Jevri Husanda dari Yayasan SMPIT Auladina Indonesia juga mengungkapkan bahwa dalam pelatihan ini dengan penggunaan aplikasi Zahir Accounting dapat membantu pelaku UMKM menghemat waktu sekaligus memudahkan proses evaluasi kondisi keuangan usaha. Data transaksi yang tercatat dengan baik juga dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah pengembangan usaha ke depan.

“Kami memiliki harapan pendampingan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya sampai pada tahap pengenalan aplikasi, tetapi juga ada pendampingan lanjutan agar pelaku UMKM benar-benar mampu menerapkannya dalam acara usaha sehari-hari,” tutur Jevri.

Peserta lainnya Dhita dari UMKM Kantin Kejujuran mengungkapkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pengurus masjid, dan pelaku UMKM merupakan langkah positif dalam meningkatkan kapasitas usaha masyarakat. Ia memiliki harapan pengurus masjid dan pelaku UMKM syariah lainnya dapat semakin profesional dalam pengelolaan administrasi dan keuangan tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariah.

"acara ini juga memberikan fasilitas instalasi aplikasi akuntansi kepada peserta sebagai bagian dari dukungan terhadap penerapan sistem pencatatan keuangan berbasis digital, dan ini sangat bermanfaat bagi sebagai ilmu dan pengetahuan baru." tutur Dhita.

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi bentuk kontribusi nyata Universitas Lampung dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan digital menjadi kebutuhan penting bagi UMKM dan organisasi kemasyarakatan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pelaku UMKM syariah, pengurus masjid, dan masyarakat diharapkan dapat terus dikembangkan untuk membangun UMKM yang tertib administrasi, transparan, akuntabel, profesional, dan berdaya saing.(*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari