BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
di tempat pembuangan sampah rumah tangga di Jalan Wai Seputih Nomor 15, Kelurahan Pahoman, Bandar Lampung, menggegerkan warga, Senin (10/8/2026) pagi.
Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan yang hendak mengangkut sampah rumah tangga dilokasi penemuan.
David, pemilik rumah mengaku dirinya mendapat informasi mengenai penemuan jasad bayi tersebut saat sedang mengantarkan anaknya ke sekolah.
"Saya lagi antar anak sekolah, terus ada yang teleponin terus dikasih tahu," kata David, saat ditemui di lokasi pembuangan.
David mengungkapkan, saat ditemukan jasad bayi perempuan tersebut berada di dalam sebuah plastik. Plastik tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kardus.
"Jadi bayinya ditaruh dalam kardus kemudian dibungkus pakai plastik. Pas mau diangkut sama petugas kebersihan, terus dilihat ternyata bayi perempuan yang sudah tidak bernyawa," jelasnya.
Sementara Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Martoyo, membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut. Ia mengungkapkan bayi ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB.
"Ia benar, jasad bayi pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan yang hendak mengangkut sampah rumah tangga," katanya.
Setelah mendapat laporan, petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Pahoman bersama piket fungsi dan Tim Inafis Polresta Bandar Lampung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).
Jasad bayi kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
AKP Martoyo mengungkapkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap bagaimana jasad bayi tersebut bisa berada di lokasi.
beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi juga masih dimintai keterangan oleh petugas. Selain itu, polisi mengecek rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk.
"Kami masih memeriksa beberapa saksi di lokasi. Selain itu, kami juga mengecek rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk," ujarnya.
Polisi kini masih mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas bayi serta pihak yang membawa dan meninggalkan jasad tersebut.
"Kami masih melakukan pendalaman. Semua informasi dan petunjuk yang ada di lokasi akan kami periksa," pungkasnya.