Saturday, 12 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Pencarian 8 Korban Kecelakaan Speed Boat Terkendala Gelombang Tinggi Selat Sunda

12 September 2026 20:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Pencarian 8 Korban Kecelakaan Speed Boat Terkendala Gelombang Tinggi Selat Sunda
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

– Operasi pencarian delapan penumpang speed boat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, memasuki hari kelima pada Sabtu, 12 September 2026. 

Tim SAR Gabungan menghadapi tantangan berupa luasnya area pencarian dan kondisi perairan yang dinamis, sehingga penyisiran kembali diperluas melalui jalur laut maupun udara.

Pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WIB sesuai rencana operasi hari kelima. Dimana, Fokus penyisiran dibagi ke beberapa sektor agar proses pencarian dapat berlangsung lebih efektif.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, melalui keterangan resminya menjelaskan strategi pencarian hari kelima dilakukan dengan memperluas wilayah operasi ke beberapa sektor berbeda.

"Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan," katanya.

Pada operasi kali ini, penyisiran laut dilakukan di enam sektor, yakni T, U, Z, W, X, dan Y, dengan cakupan sekitar 2.537 nautical mile persegi.

Sementara pemantauan udara difokuskan di Sektor H dengan luas sekitar 2.063 nautical mile persegi.

Puluhan unsur SAR diterjunkan dalam operasi tersebut, termasuk KRI Kerambit, KRI Leuser, KN SAR Antasena, KN SAR Basudewa, KN SAR Tetuka 247.

KP Sanjaya, KP Hayabusa, KAL Pahawang, KAL Anyer, TB Gunung Santri, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, serta RBB Pulau Peucang.

Selain armada laut, Basarnas juga mengerahkan Helikopter HR-3604 dan dua unit drone thermal guna memperluas jangkauan pemantauan dari udara.

Hingga hari kelima, delapan orang masih berstatus dalam pencarian. Mereka terdiri dari kapten kapal Warta (55), ABK Surakman (60), pemandu wisata Heriyanto (49).

 Jurnalis Antara M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Merdeka Ari Basuki (52), jurnalis iNews Yudhis, jurnalis Anadolu Daus (42), serta Donal yang bekerja sebagai freelancer.

Al Amrad menekankan keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama selama operasi berlangsung mengingat karakter perairan Selat Sunda yang dapat berubah dengan cepat.

 "Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian. Setiap perkembangan di lapangan akan kami evaluasi dan setiap informasi yang berpotensi memberikan petunjuk akan segera ditindaklanjuti," ujarnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi wilayah operasi diperkirakan cerah berawan hingga berawan dengan angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan berkecepatan 10–20 knot.

Sementara tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter, sehingga menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam proses penyisiran.

Hingga Sabtu siang, operasi SAR masih berlangsung dengan delapan orang tetap berstatus dalam pencarian.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari