BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
(GAK), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Metro membersihkan fasilitas umum (Fasum) yang terdampak, sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Kota Metro, Wilastri, menyampaikan bahwa pihaknya telah sejak lima hari terakhir berkeliling melakukan penyemprotan di beragam sekolah, fasilitas umum, jalan raya serta pusat-pusat keramaian yang terdampak abu vulkanik GAK.
Menurut Wilastri, penyemprotan dilakukan sebagai langkah nyata untuk membantu mengurangi tumpukan abu yang menempel di berbagai permukaan, khususnya pada area yang banyak digunakan masyarakat. Petugas bergerak dari satu lokasi ke lokasi lainnya dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
"Sudah lima hari kami berkeliling melakukan penyemprotan, terutama di sekolah-sekolah, fasilitas umum, jalan raya dan beberapa tempat yang menjadi pusat keramaian masyarakat yang terdampak abu vulkanik,” kata Wilastri, dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).
Langkah tersebut menjadi penting mengingat abu vulkanik bukan sekadar persoalan lingkungan yang membuat permukaan menjadi kotor.
Partikel abu yang sangat halus dapat mengganggu kenyamanan, berpotensi mengiritasi mata dan saluran pernapasan, sehingga masyarakat perlu mengurangi paparan langsung dan menggunakan perlindungan yang sesuai ketika beraktivitas di luar ruangan.
Erupsi GAK pada awal September 2026 memang memberikan dampak cukup luas. Abu vulkanik dilaporkan menyebar hingga beragam wilayah di Sumatera dan Jawa.
Kondisi tersebut bahkan sempat mengganggu aktivitas penerbangan dan menyebabkan ribuan penerbangan terdampak, menunjukkan bahwa abu vulkanik dapat memberikan konsekuensi lintas wilayah.