BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Han Yuan Chinese Learning Center memberikan beasiswa pendidikan kepada 15 siswa berprestasi dari 15 sekolah swasta dan negeri yang berbeda di Kota Bandar Lampung. Masing-masing siswa menerima bantuan sebesar Rp1 juta.
Penyerahan beasiswa dilakukan langsung oleh Owner Han Yuan Chinese Learning Center, Steven Cheng, didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0410/Kota Bandar Lampung Kolonel Arm Roni Hermawan, di kantor Han Yuan Chinese Learning Center, Jalan S Parman, Bandar Lampung, Kamis (29/10/2026).
Steven Cheng menyampaikan, program beasiswa tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi, tetapi tetap semangat belajar dan berprestasi.
"Hari ini kita membagikan beasiswa kepada 15 siswa. Masing-masing mendapatkan Rp1 juta. Jadi, 15 anak ini berasal dari 15 sekolah yang berbeda," kata Steven.
Ia menjelaskan, sumber dana beasiswa tersebut berasal dari Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan untuk mendukung Han Yuan Chinese Learning Center dalam mengembangkan pembelajaran bahasa Mandarin di Provinsi Lampung.
Menurut Steven, penerima beasiswa dipilih berdasarkan beragam kriteria, di antaranya memiliki keterbatasan ekonomi, giat belajar, serta memiliki sikap menghargai dan menyayangi orang tua.
"Kita memilih anak-anak yang ekonominya terbatas, tetapi giat belajar, tahu bersyukur atas apa yang diberikan orang tua, serta mengerti bagaimana berbakti dan menyayangi orang tua," ujarnya.
Sekretaris Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Lampung itu menyebutkan, penerima beasiswa berasal dari berbagai sekolah di Bandar Lampung, di antaranya Pelita, Xaverius dan Fransiskus.
Steven menekankan, seluruh penerima beasiswa bukan merupakan siswa Han Yuan Chinese Learning Center. Mereka dipilih dari sekolah-sekolah di luar lembaga tersebut sebagai bentuk kepedulian dan keinginan untuk berbagi kepada masyarakat.
"Kebetulan 15 siswa ini semuanya bukan siswa Han Yuan. Artinya, kita ingin berbagi dan mencari siswa dari sekolah-sekolah lain," jelasnya.
Steven menyampaikan, pemberian bantuan tunai tersebut menjadi program baru yang berbeda dari beragam bantuan sebelumnya yang disalurkan melalui Konsulat Jenderal Tiongkok.
Selama ini, bantuan yang diberikan antara lain beasiswa, program Summer Camp, Winter Camp, serta berbagai bentuk dukungan pendidikan lainnya.
Menurutnya, pemberian bantuan tunai secara langsung kepada siswa menjadi langkah awal Han Yuan Chinese Learning Center dalam memperluas program kepedulian pendidikan.
"Ini bisa dikatakan pertama kali bantuan langsung tunai. Masing-masing siswa mendapatkan Rp1 juta," katanya.
Ia mengharapkan, bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para siswa dan menjadi motivasi untuk terus belajar serta meraih prestasi.
Steven juga mengharapkan program beasiswa tersebut dapat berlanjut pada masa mendatang dengan jumlah penerima yang lebih banyak dan bantuan yang lebih besar.
"Ini merupakan tahap pertama atau permulaan. Kita mengharapkan bantuan ini berguna dan benar-benar bisa menolong siswa. Mereka bisa lebih sungguh-sungguh belajar, berprestasi, dan menyayangi orang tua," ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0410/Kota Bandar Lampung Kolonel Arm Roni Hermawan menyampaikan, keberhasilan seseorang menjadi hebat dan berpengetahuan harus dimulai dari keinginan dalam diri sendiri.
Menurutnya, siswa perlu memiliki semangat belajar yang lebih tinggi dan berusaha menjadi pembeda dibandingkan orang lain.
"Kalau teman kita belajarnya lima jam sehari, maka kita harus lebih dari itu. Kita harus menjadi pembeda dan bekerja lebih keras lagi," kata Roni.
Ia menilai, pemberian beasiswa tersebut dapat menjadi stimulus sekaligus motivasi bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan dan semangat dalam menempuh pendidikan.
Roni mengharapkan, bantuan pendidikan yang diberikan dapat mendorong siswa untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta memanfaatkan kesempatan yang ada.
"Hari ini yang dilakukan adalah memberikan stimulus dan motivasi melalui bantuan pendidikan, karena tidak semua orang mendapatkan bantuan. Kita harapkan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan kita," pungkasnya.
momen ini hadir juga tokoh-tokoh Tionghoa dari PSMTI Lampung, dan Perhimpunan Punulis Tionghoa Indonesia Cabang Lampung.