Wednesday, 23 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Pasar Simpang Pematang Mesuji Ditertibkan, 47 PKL Dipindah ke Pasar Rakyat

23 September 2026 12:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Pasar Simpang Pematang Mesuji Ditertibkan, 47 PKL Dipindah ke Pasar Rakyat
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

menciptakan kebersihan dan lebih tertata baik, Pemerintah Kabupaten Mesuji memindahkan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Pasar Simpang Pematang ke bangunan baru yakni Pasar Rakyat yang posisinya bersebelahan.

Asisten 1 (Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) Kabupaten Mesuji, Drs. Indra Kusuma Wijaya menjelaskan, Satpol PP Damkarmas, Diskoperindag, Dishub, Perkim LH, PU, TNI dan Polri mengawal dan pendamping para pedagang kaki lima untuk pindah ke tempat yang sudah dibangun yakni pasar rakyat.

"agenda hari ini adalah kami dari Pemkab Mesuji mengawal dan mendampingi pedagang kaki lima yang berada di Pasar Simpang Pematang untuk pindah ke bangunan Pasar Rakyat yang berada bersebelahan dengan Pasar Simpang Pematang ini. Alhamdullilah, pedagang pindah dengan kesadaran sendiri, " kata Indra, Rabu (23/09/2026).

"Sebanyak 47 pedagang masih berangsur pindah, dan kami juga telah menyiapkan tukang untuk membantu pedagang yang hendak membongkar tempat dagangannya, dan kami siap juga menghantarkan barang-barang ke tempat yang baru, bila perlu kami juga akan membantu menghantarkan barang yang hendak di bawa ke rumah pedagang tersebut, inilah kita berbuat memanusiakan manusia," tambahnya.

Kasat Pol PP Damkarmas Kabupaten Mesuji, Ronald Nasution menyebutkan, personil yang dikerahkan dalam merelokasi pedagang pasar kaki lima secara total berjumlah 92 orang, diantaranya TNI 10 orang , Polri 10, Satpol PP Damkarmas 55 dan 1 unit kendaraan, Dishub 12.

"Lalu Perkim LH 5 orang berikut 3 unit kendaraan dan PU menurunkan 1 Excavator. Total 92 orang," ungkapnya.

Sementara Kepala Diskoperindag Kabupaten Mesuji, Arif menjelaskan, sebanyak 47 pedagang yang direlokasikan ini sudah mulai pindah dengan kesadaran sendiri dan tertib.

"Alhamdullilah, lancar. Dan mengenai pembayaran, nantinya akan ada keringanan pembayaran untuk lokasi di Pasar Rakyat. Apakah nanti 6 bulan gratis atau 12 bulan pertama gratis. Nanti akan dibahas kembali kepada pimpinan kami, yang pasti hal itu nanti pasti ada," terangnya.

"Setelah relokasi ini, irigasi langsung kita keruk, kita bersihkan, karena banyak sampai dan sudah menyangkal, dan bau tidak sedap. Kita turunkan alat berat untuk mengeruk, dan nantinya kita akan benahi, kita tata dengan baik, nantinya juga akan direncanakan ada taman," terangnya.

Arif mengharapkan para pedagang tidak kembali ke tempat yang sudah dilarang dan tidak ada pedagang baru yang muncul berdagang.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari