Tuesday, 11 August 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Lulusan D3-S1 Makin Sulit Terserap, Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Usaha

11 August 2026 16:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Lulusan D3-S1 Makin Sulit Terserap, Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Usaha
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(Pemprov) Lampung terus berupaya menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan lulusan perguruan tinggi mulai Diploma III (D3) hingga Strata 1 (S1).

Langkah tersebut dilakukan dengan memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan dunia usaha agar lulusan perguruan tinggi di Lampung memiliki akses yang lebih luas terhadap lapangan pekerjaan.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menuturkan, pemerintah daerah terus mendorong perusahaan-perusahaan untuk membuka kesempatan kerja bagi lulusan perguruan tinggi.

"Ya, tentunya Pemprov Lampung terus berkomunikasi dengan dunia usaha. Kami mendorong pembukaan lapangan pekerjaan, berkomunikasi dengan perusahaan-perusahaan di dunia usaha agar lulusan universitas kita bisa mendapatkan pekerjaan," kata Marindo, Selasa (11/8/2026).

Menurut Marindo, pemerintah tidak hanya mengandalkan penyerapan tenaga kerja melalui sektor formal. Sektor informal juga dinilai dapat menjadi alternatif bagi lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan penghasilan sekaligus mengembangkan usaha secara mandiri.

"Tapi jangan lupa juga bahwa saat ini pekerjaan di sektor informal juga cukup banyak, dan ini terus kita dorong dalam rangka memastikan lulusan dari universitas kita bisa memperoleh pekerjaan," ujarnya.

Upaya tersebut menjadi penting seiring dengan adanya perubahan komposisi pendidikan penduduk yang bekerja di Lampung.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Mei 2026 pekerja dengan pendidikan Diploma I/II/III hingga Universitas tercatat sekitar 428,70 ribu orang atau 8,46 persen dari total penduduk bekerja di Lampung.

Proporsi tersebut mengalami penurunan dibandingkan November 2025 yang mencapai 11,24 persen.

Sebaliknya, pekerja dengan tingkat pendidikan SD ke bawah hingga menengah masih mendominasi struktur tenaga kerja Lampung. Pada Mei 2026, kelompok tersebut mencapai 91,54 persen dari seluruh penduduk yang bekerja.

Pekerja berpendidikan SD ke bawah menjadi kelompok terbesar dengan sekitar 1,81 juta orang atau 36,67 persen. Kemudian lulusan SMP sebanyak 1,26 juta orang atau 25,36 persen, lulusan SMA sekitar 1,01 juta orang atau 20,49 persen, serta lulusan SMK sekitar 446,20 ribu orang atau 9,02 persen.

Jika dibandingkan November 2025, proporsi pekerja berpendidikan SD ke bawah meningkat dari 32,98 persen menjadi 36,67 persen. Pekerja lulusan SMP juga naik dari 23,33 persen menjadi 25,36 persen.

Sementara itu, proporsi pekerja lulusan SMA relatif tidak berubah, yakni dari 20,41 persen menjadi 20,49 persen.

Di sisi lain, pekerja lulusan SMK turun dari 12,04 persen menjadi 9,02 persen. Penurunan juga terjadi pada kelompok pekerja berpendidikan Diploma hingga Universitas, yang berkurang dari 11,24 persen menjadi 8,46 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan tantangan penyerapan lulusan pendidikan tinggi di Lampung tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga kesesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari