BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG- Lima mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN RIL sukses tampil sebagai pemakalah (presenter) dalam ajang International Conference on Digital, Social, and Science (ICoDSS) 2026.
Konferensi internasional yang digelar secara daring oleh Ebizmark Academic (PT Ebiz Prima Nusa) tersebut mempertemukan ratusan akademisi, peneliti, dosen, dan praktisi dari berbagai negara untuk membedah hasil riset mutakhir di bidang digital, sosial, hingga sains.
Adapun lima mahasiswa FEBI UIN RIL beserta judul karya ilmiah strategis yang dipresentasikan meliputi;
Pertama, Siti Wulandari – Corporate Social Responsibility and Earnings Management: Between Ethical Commitment and Managerial Opportunism.
Kedua, Suherni Dwi Listiani – Beyond Compliance: A Literature Review of Cybersecurity Disclosure, Corporate Governance, and Stakeholder Trust.
Ketiga, Tomi Erlangga – Islamic Financial Disclosure: A Literature Review of Governance, Compliance, and Emerging Reporting Issues.
Keempat, Ahmad Rizki Apriansyah – Human-Centered AI for Shared Prosperity: A Multi-Stakeholder Framework Bridging Innovation, Ethics, and Inclusion in Southeast Asia.
Kelima, Esti Novi Yanti – Digitalization of Cross-Border Payment Systems Based on QRIS: An Islamic Economic Perspective.
Mulai dari isu governance, keamanan siber, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga digitalisasi sistem pembayaran lintas negara berbasis QRIS dalam perspektif ekonomi Islam berhasil dibahas secara lugas oleh para mahasiswa.
Dekan FEBI UIN RIL, Prof. Dr. Kumedi Ja’far, S.Ag., M.H., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian internasional anak didiknya tersebut.
Menurutnya, hal ini menjadi bukti nyata menguatnya budaya riset dan akademik di lingkungan FEBI.
"Partisipasi mahasiswa dalam konferensi internasional merupakan langkah nyata menuju internasionalisasi pendidikan tinggi. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya wawasan dan kepercayaan diri mahasiswa, tetapi juga memperluas jejaring ilmiah global," ungkap Prof. Kumedi.
Ia memastikan, FEBI UIN RIL akan terus memberikan dukungan penuh agar mahasiswa aktif berpartisipasi dalam berbagai forum ilmiah bereputasi internasional.
Senada disampaikan Ketua Prodi Akuntansi Syariah, Dr. E. Ridwansyah, M.E.Sy. Keberhasilan ini merupakan buah dari pembinaan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Kami ingin lulusan Akuntansi Syariah tidak hanya unggul dalam penguasaan teori, tetapi juga memiliki kemampuan penelitian, berpikir kritis, berkomunikasi secara ilmiah, serta mampu bersaing di tingkat global," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Prodi Akuntansi Syariah, Dr. Suhendar, S.E., M.S.Ak., Akt., ChFA., menuturkan lebih lanjut bahwa keikutsertaan mahasiswa di ICoDSS 2026 membawa dampak strategis bagi mutu institusi.
Selain menjadi rekam jejak akademik yang sangat berharga bagi karier mahasiswa, keterlibatan ini secara langsung mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
"Capaian ini juga menjadi bukti pendukung yang kuat dalam proses akreditasi LAMEMBA, karena menunjukkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah di forum akademik internasional," pungkas Suhendar.