BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Kupastuntas.co, Lampung Selatan – Penutupan sementara operasional penerbangan di Bandara Internasional Radin Inten II akibat penyebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) berdampak terhadap aktivitas perjalanan masyarakat melalui jalur laut.
Kondisi tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah penumpang dan kendaraan yang menggunakan jasa penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menuju Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir.
Data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni mencatat total 4.842 penumpang melakukan perjalanan melalui pelabuhan tersebut selama periode Jumat (4/9/2026) hingga Minggu (6/9/2026).
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba merincikan, pada Jumat, jumlah penumpang tercatat sebanyak 1.361 orang. Angka tersebut relatif stabil pada Sabtu dengan 1.365 penumpang, sebelum kemudian melonjak menjadi 2.116 orang pada Minggu.
Kenaikan juga terlihat pada mobilitas kendaraan. Sebanyak 7.371 kendaraan tercatat menyeberang pada Jumat, kemudian turun menjadi 6.736 kendaraan pada Sabtu. Jumlah itu kembali meningkat pada Minggu hingga mencapai 7.751 kendaraan.
Pihaknya tetap menjaga kelancaran layanan penyeberangan dengan menempatkan faktor keselamatan sebagai prioritas.
Menurutnya, ASDP terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta berkoordinasi dengan pihak regulator dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Keselamatan pengguna jasa dan pelayaran merupakan prioritas utama kami. Dalam situasi pasca aktivitas GAK, kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan regulator serta BMKG agar setiap keputusan operasional dapat dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan kondisi terkini di lapangan," ujar Partogi, Senin (7/9/2026).
Ia juga mengingatkan calon pengguna jasa agar mempersiapkan perjalanan sebelum menuju Pelabuhan Bakauheni. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi resmi mengenai kondisi cuaca dan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Partogi turut meminta pengguna jasa menaati aturan dan arahan petugas selama berada di kawasan pelabuhan maupun di atas kapal.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengutamakan keselamatan. Pastikan tiket dan perjalanan telah dipersiapkan dengan baik, pantau informasi resmi sebelum berangkat, dan ikuti seluruh ketentuan serta arahan petugas selama berada di area pelabuhan maupun kapal," katanya.
ASDP memastikan operasional layanan penyeberangan lintasan Merak-Bakauheni tetap berlangsung dengan menyesuaikan kebijakan operasional terhadap perkembangan situasi dan kondisi keselamatan pelayaran. (*)