Tuesday, 21 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan: 7 Rumah Rusak, 1 Korban Tewas

21 July 2026 10:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan: 7 Rumah Rusak, 1 Korban Tewas
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Ledakan hebat terjadi di Perumahan Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, mengakibatkan tujuh unit rumah mengalami kerusakan dan satu korban meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika menyampaikan terdapat satu korban tewas dalam insiden tersebut.

"Hingga saat ini terdapat satu korban meninggal dunia yang telah ditemukan. Namun untuk data korban yang ditemukan masih akan dipastikan," ujar Hery dalam keterangannya, Selasa (21/7).

Hery menuturkan berdasarkan informasi yang didapat, terdapat tujuh orang di lokasi kejadian. Empat di antaranya selamat, yakni balita bernama Jeavelin (2 tahun), Hasan, seorang sopir dan seorang kurir. Sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR.

"Sementara dua orang korban masih dalam pencarian yang diduga masih berada di bawah reruntuhan bangunan," ujar Hery.

Hingga pagi ini, Selasa (21/7) pencarian korban yang tertimbun reruntuhan masih dalam pencarian.

Polrestabes Medan menjelaskan bahwa dugaan sementara ledakan berasal dari pipa gas yang berada di bawah tanah perumahan Grand Polonia Medan.

"Hasil investigasi awal adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak saat di lokasi, Senin (20/7).

Calvijn menyampaikan, dugaan pipa gas itu terdeteksi oleh alat pendeteksi gas petugas.

"Tadi kami sudah masuk dengan menggunakan alat pendeteksi gas, memang terdeteksi di situ," ujar Calvijn.

Calvijn menyampaikan satu rumah yang menjadi pusat ledakan hancur parah, sementara rumah-rumah di sekitarnya turut terdampak akibat kuatnya tekanan ledakan.

"Total rumah yang terdampak ada enam sampai tujuh rumah. Rumah-rumah tersebut terdampak karena posisinya berada tepat di depan rumah yang roboh," kata dia. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari