Saturday, 26 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Kurir Asal Lampung Bawa 296 Vape Narkoba Senilai Rp880 Juta, Ditangkap di Dumai

26 September 2026 10:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Kurir Asal Lampung Bawa 296 Vape Narkoba Senilai Rp880 Juta, Ditangkap di Dumai
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

R ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai saat membawa ratusan produk berisi Etomidate yang diduga akan diedarkan di Kota Medan. Barang tersebut ditaksir memiliki nilai ekonomi mencapai sekitar Rp880 juta.

Penangkapan terhadap R dilakukan di salah satu loket bus di Kelurahan Ratusima, Kota Dumai, pada Minggu 20 September 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat diamankan, tersangka diduga sedang bersiap melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Medan untuk mengantarkan barang yang dibawanya.

Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan mengungkapkan, petugas menemukan 296 pcs Etomidate dengan total volume mencapai 672 mililiter.

Barang tersebut diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika internasional karena diduga berasal dari Malaysia dan masuk ke Indonesia melalui jalur tidak resmi.

"Pelaku kurir membawa 296 pcs Etomidate volume 672 mililiter yang diamankan petugas saat berada di salah satu loket bus di Kelurahan Ratusima ketika hendak berangkat ke Kota Medan," kata Fatikh, Jumat (25/9/2026), dikutip dari Antara.

Berdasarkan pemeriksaan awal, R mengaku barang tersebut akan diedarkan di Medan dengan harga sekitar Rp3 juta per pcs. Pengiriman dilakukan dengan menyamarkan barang sebagai paket biasa dan memanfaatkan transportasi darat antarkota untuk menghindari kecurigaan petugas.

Fatikh menjelaskan, Etomidate merupakan obat yang digunakan dalam dunia medis sebagai anestesi untuk pembiusan.

Namun, penyalahgunaan zat tersebut dapat menimbulkan gangguan kesadaran serta berdampak terhadap sistem saraf dan pernapasan.

Polisi kini masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran Etomidate.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari