Wednesday, 29 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Baru 1,5 Tahun Menjabat

29 July 2026 09:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Baru 1,5 Tahun Menjabat
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar kepala daerah. Kali ini, lembaga antirasuah tersebut mengamankan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam operasi yang berlangsung di wilayah Kabupaten Pemalang, Selasa (28/7/2026) malam.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya operasi senyap tersebut. Namun, ia belum membeberkan perkara yang menjadi dasar penindakan maupun dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret Anom hingga diamankan penyidik KPK. "Benar," kata Fitroh, dilansir Kompascom, Rabu (29/7/2026).

Fitroh juga belum mengungkap jumlah pihak yang turut diamankan dalam operasi tersebut. Ia meminta informasi lebih lengkap mengenai OTT Bupati Pemalang disampaikan oleh juru bicara KPK.

Hingga kini, proses pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan masih berlangsung untuk menentukan status hukum mereka.

Anom Widiyantoro bersama Wakil Bupati Pemalang Nurkholes merupakan pasangan yang memenangkan Pilkada 2024 dan dilantik pada 20 Februari 2025. Artinya, Anom baru sekitar satu setengah tahun menjalankan tugas sebagai kepala daerah ketika diamankan dalam OTT KPK. 

Pasangan ini sebelumnya mendapat dukungan dari beberapa partai politik, di antaranya Golkar, Perindo, PSI, Gelora, Partai Buruh, dan Hanura.

Penindakan terhadap Anom menambah panjang daftar kepala daerah yang terseret perkara dugaan korupsi melalui OTT KPK sepanjang 2026.

beberapa kepala daerah yang telah diproses dalam kasus berbeda antara lain Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, dan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

Selain itu, KPK juga menangani perkara yang melibatkan Bupati Muara Enim Edison, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, Bupati Langkat Syah Afandin, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, serta Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.

Sementara itu, Anom Widiyantoro diketahui memiliki latar belakang profesional di sektor BUMN. Pria kelahiran 20 Maret 1970 tersebut merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro dan meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Padjadjaran.

Sebelum menjadi Bupati Pemalang, Anom disebut pernah menduduki posisi Direktur BUMN PT Wijaya Karya Realty.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari