BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
**LAMPUNG SELATAN —** Kondisi warga di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK) hingga saat ini dilaporkan masih aman dan masyarakat tidak mengalami kepanikan, meski aktivitas gunung api tersebut kembali menjadi perhatian.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, menyebutkan aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini disertai keluarnya debu. Petugas pun menyerukan masyarakat untuk menggunakan alat pelindung diri, terutama masker.
"Saat ini aktivitas dari Anak Gunung Krakatau tersebut erupsinya mengeluarkan debu dan kita sampaikan kepada masyarakat memakai masker dan jika berkendara menggunakan helm serta kaca," kata Rully.
Untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan debu, petugas juga melakukan pembagian masker di sebagian titik, khususnya wilayah pesisir.
"Ya, kita juga bagi-bagi masker ke beberapa titik, dari masyarakat pesisir kepada masyarakat dan kita imbau untuk menggunakan masker," ujarnya.
Rully menyampaikan, berdasarkan pemantauan petugas, kondisi masyarakat sejauh ini masih aman dan tidak menunjukkan kepanikan berlebihan. Menurutnya, sebagian warga juga sudah memiliki pengalaman menghadapi kondisi serupa pada tahun sebelumnya.
"Sejauh ini kondisi warga masih aman dan tidak terlalu panik, dan mereka juga sudah pernah mengalami di tahun lalu," tuturnya.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum diketahui kebenarannya.
"Imbauan kepada warga pakai masker, jangan terlalu panik, jangan terlalu percaya dengan informasi yang belum jelas," pesannya.
Dalam upaya pemantauan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, petugas gabungan dari Damkarmat, BPBD, Satpol PP, Polri, serta unsur terkait lainnya turut diterjunkan. Mereka bertugas melakukan pemantauan kondisi di lapangan sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan selama aktivitas Gunung Anak Krakatau berlangsung.
Masyarakat di sekitar wilayah terdampak diimbau tetap tenang, menggunakan masker apabila terdapat paparan abu atau debu vulkanik, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari petugas maupun instansi berwenang. (Pu)