Thursday, 30 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Kampus Berdampak, Guru PGRI Bandar Lampung Ikuti Pelatihan AI dan Media Pembelajaran Digital Bersama Dosen Teknokrat

30 July 2026 10:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Kampus Berdampak, Guru PGRI Bandar Lampung Ikuti Pelatihan AI dan Media Pembelajaran Digital Bersama Dosen Teknokrat
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

sebanyak 40 guru dari SMK PGRI 4 Bandar Lampung dan SMP PGRI 6 Bandar Lampung mengikuti In-House Training (IHT) bertema pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan media pembelajaran digital di Komplek PGRI Sukarame, Sabtu (25/7/2026).

agenda yang berlangsung pukul 08.00–15.00 WIB tersebut dibuka oleh Ketua Yayasan PGRI serta dihadiri Kepala SMP PGRI 6 Bandar Lampung Sri Lestari Purwaningsih, S.S., dan Kepala SMK PGRI 4 Bandar Lampung Dra. Sofiyah.

Kepala SMK PGRI 4 Bandar Lampung dalam pidatonya menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang diberikan dosen Universitas Teknokrat Indonesia. Ia menyerukan seluruh guru mulai memanfaatkan media pembelajaran digital dalam proses belajar mengajar.

Melalui pelatihan ini diharapkan para guru mampu mengintegrasikan AI dalam pembelajaran serta memanfaatkannya untuk menyusun perencanaan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan inovatif.

Pelatihan menghadirkan dosen-dosen terbaik Universitas Teknokrat Indonesia, yaitu Dr. Afrianto, M.Hum. dan Refiesta Ratu Anderha, S.Pd., M.Pd., dalam rangka pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Dalam paparannya, para narasumber memperkenalkan berbagai pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran, mulai dari penyusunan perangkat ajar, pengembangan modul, LKPD, asesmen, hingga pembuatan media pembelajaran yang lebih interaktif.

Guru juga diperkenalkan dengan pendekatan Prompt-Based Instructional Design (PBID), yakni pendekatan yang membantu guru menyusun prompt secara sistematis agar AI menghasilkan rancangan pembelajaran yang tetap berpijak pada tujuan pembelajaran dan kebutuhan peserta didik.

Selain memahami konsep, para peserta mempraktikkan penyusunan prompt untuk menghasilkan Rencana Pembelajaran Mendalam yang menerapkan prinsip Meaningful, Mindful, dan Joyful Learning.

Guru juga dikenalkan berbagai aplikasi AI serta platform digital yang dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab guna meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Pada sesi siang, Dr. Afrianto memaparkan strategi mengintegrasikan gamifikasi, video animasi, dan multimedia interaktif ke dalam pembelajaran.

Berbagai platform seperti Kahoot!, Wordwall, Genially, Educaplay, dan Baamboozle diperkenalkan sebagai alternatif untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan berpusat pada peserta didik.

Di kesempatan lain, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menuturkan bahwa pemanfaatan AI harus dipahami sebagai sarana untuk memperkuat kompetensi guru, bukan menggantikan perannya di dalam kelas.

"AI dapat membantu guru bekerja lebih efektif dalam merancang pembelajaran, namun keputusan pedagogis tetap berada di tangan guru. Karena itu, literasi AI perlu dibangun berdampingan dengan penguatan kompetensi profesional pendidik. Universitas Teknokrat Indonesia akan terus menghadirkan dosen-dosen terbaik, fasilitas pembelajaran modern, serta berbagai program pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menggarisbawahi bahwa peningkatan kapasitas guru dalam bidang teknologi digital merupakan bagian penting dalam mempersiapkan pendidikan Indonesia menghadapi perubahan yang semakin cepat.

"Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen mendukung transformasi pendidikan melalui pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin guru tidak hanya mengenal Artificial Intelligence, tetapi mampu memanfaatkannya secara etis, kreatif, dan produktif untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas bagi peserta didik," kata Nasrullah Yusuf.

agenda Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini merupakan implementasi nyata Kampus Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi.

Program ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran yang inovatif, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Melalui agenda ini, Universitas Teknokrat Indonesia bersama sekolah-sekolah PGRI di Bandar Lampung memiliki harapan kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan terus berkembang sehingga inovasi pembelajaran berbasis teknologi dapat diterapkan secara nyata di ruang-ruang kelas.

Bagi lulusan SMA/SMK/MA yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, Universitas Teknokrat Indonesia membuka pendaftaran mahasiswa baru dengan didukung dosen-dosen terbaik, fasilitas pembelajaran modern, prestasi nasional dan internasional, serta komitmen sebagai Kampus Berdampak yang terus berkontribusi bagi masyarakat. Informasi lengkap dan pendaftaran dapat dilakukan melalui spmb.teknokrat.ac.id.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari