BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
- Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Pringsewu menggelar aksi sosial.
Dikemas dalam program IPARI Peduli tersebut berupa pembagian masker gratis untuk masyarakat dan membersihkan rumah ibadah lintas agama.
Pembersihan rumah ibadah menyasar masjid, gereja, pura, dan vihara di wilayah Kabupaten Pringsewu.
Sedangkan Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kepala Kantor kementerian agama kabupaten Pringsewu Khuzil Afwa Kahuripan, didampingi Kasi Bimas Islam M. Rizza Apriano, Penyelenggara Katolik Agustinus Swaryanto serta Kapokjaluh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu Junaidi, memberikan dukungan penuh dan turut turun langsung dalam aktivitas tersebut.
IPARI Peduli menurut Ka Kemenag Pringsewu Khuzil Afwa Kahuripan merupakan bentuk nyata kepedulian Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu sekaligus tanggap darurat terhadap bencana erupsi Gunung Anak Krakatau.
“aktivitas IPARI Peduli ini merupakan bentuk tanggap darurat dan kepedulian kita terhadap kondisi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau. Penyuluh agama tidak hanya hadir dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga harus hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat,” ungkap Khuzil.
Ia menilai, aksi pembagian masker dan bersih-bersih rumah ibadah merupakan bentuk gotong royong dan solidaritas kemanusiaan yang dapat memperkuat kerukunan antarumat beragama.
Dalam aktivitas tersebut, para penyuluh agama bersama masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan rumah ibadah agar tetap bersih dan nyaman. Sementara pembagian masker diharapkan membantu masyarakat mengurangi risiko paparan debu atau abu vulkanik.
Melalui IPARI Peduli, IPARI Kabupaten Pringsewu terus mendorong peran penyuluh agama agar aktif dalam aktivitas sosial, kemanusiaan, serta penguatan gotong royong, toleransi, dan kerukunan antar umat beragama.