Wednesday, 01 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo: Cara Kerja Polri Harus Sesuaikan Perkembangan Teknologi

01 July 2026 10:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 1 kali
Bagikan:
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo: Cara Kerja Polri Harus Sesuaikan Perkembangan Teknologi
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

berbagai kasus kejahatan yang menjadi ancaman besar bagi bangsa Indonesia.

Prabowo mengingatkan anggota Polri untuk mengantisipasi bentuk kejahatan yang terus berubah sesuai perkembangan teknologi.

"Ancaman berubah, teknologi dapat juga dipakai dengan maksud-maksud yang jahat. Dengan demikian, cara kerja kita juga harus menyesuaikan," kata Prabowo, saat menyampaikan sambutan dalam Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Prabowo lalu menyebut beberapa kasus kejahatan yang harus menjadi perhatian Polri. Ada berbagai aktivitas kriminal yang merugikan bangsa Indonesia.

"Saudara-saudara, saya tekankan kembali, narkotika adalah ancaman yang sangat besar bagi bangsa kita, judi online ancaman yang sangat merugikan bangsa kita, perdagangan orang kejahatan siber, terorisme, korupsi, penyelundupan, agenda-agenda ilegal lainnya, tambang-tambang ilegal, perkebunan-perkebunan ilegal, praktik-praktik white collar crime, sangat merugikan bangsa kita," kata Prabowo.

Prabowo lantas menyampaikan apresiasi atas berbagai tindakan yang dilakukan Polri untuk memberantas kasus-kasus di atas. Beberapa di antaranya yaitu terkait pengungkapan kasus narkotika hingga pemberantasan judi online.

"Tapi saya apresiasi keberhasilan Polri bersama lembaga-lembaga lain terus membongkar dan mengungkap ribuan kasus narkotika, dan bersama Komdigi memberantas judi online serta berhasil mempertahankan nol insiden terorisme dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Ini prestasi yang perlu kita hargai," ujar Prabowo.

Namun Prabowo mengingatkan Polri untuk tidak lengah dan tidak pernah cepat puas. Menurut Prabowo, tantangan ke depan masih besar.

"Rakyat kita masih menderita kemiskinan, dan kemiskinan ini adalah akibat langsung dari korupsi dari penyelundupan dan dari agenda-agenda ekonomi ilegal," ujar Prabowo.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari