Sunday, 23 August 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

HUT ke-6 HKBP Lampung Dihadiri 1.500 Jemaat, Gubernur-Pangdam Hadir, Santuni Anak Yatim dan Apresiasi Tokoh Penjaga Kerukunan ‎

23 August 2026 12:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
HUT ke-6 HKBP Lampung Dihadiri 1.500 Jemaat, Gubernur-Pangdam Hadir, Santuni Anak Yatim dan Apresiasi Tokoh Penjaga Kerukunan  ‎
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

‎Sebanyak 1.500 jemaat dan undangan dari 50 Huria di sembilan Resort menghadiri Ibadah Syukur, Puncak Tahun Transformasi sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 HKBP Distrik XXXII Lampung di Gedung Adora, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (22/8/2026).

‎Perayaan yang menjadi puncak rangkaian Tahun Transformasi HKBP Distrik XXXII Lampung sepanjang 2026 itu tidak hanya diisi ibadah dan perayaan ulang tahun, tetapi juga Festival Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), santunan kepada anak yatim, penyerahan ulos dan penghargaan kepada beragam tokoh Lampung.

‎beragam tokoh hadir dalam perayaan tersebut, di antaranya Orang nomor satu di Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung diwakili Dirpamovit Polda Lampung, Kombes Jonner Samosir, Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol Indra Napitupulu, Bupati Pesawaran Nanda Indira, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung Winarti, serta beragam pejabat pemda Kabupaten/kota.

‎Bersama Praeses HKBP Distrik XXXII Lampung Pdt. Mauli Aritonang, S.Th., hadir pula seluruh Pendeta Resort, pendeta dan pelayan penuh waktu HKBP se-Lampung, Parhalado, serta keluarga besar HKBP yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

‎Rangkaian puncak dimulai sejak pagi dengan Festival Paduan Suara Dewasa Campuran yang diikuti sembilan kontingen mewakili sembilan Resort.

‎Setelah festival, sekitar pukul 10.00 WIB diselenggarakan ibadah syukur. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyambutan tamu undangan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan "Eghamku di Lampung", pemotongan kue ulang tahun, serta penyerahan simbolis santunan kepada anak-anak yatim dari Panti Asuhan Yayasan Eben Heizer Bandar Lampung.

‎Agenda dilanjutkan dengan laporan Ketua Umum Panitia, sambutan Praeses HKBP Distrik XXXII Lampung, Pangdam XXI/Radin Inten dan Orang nomor satu di Lampung.

‎Salah satu momentum utama perayaan adalah penyerahan ulos dan penghargaan HKBP Distrik XXXII Lampung kepada beragam tokoh di Lampung atas kontribusi mereka dalam menjaga dan memperkokoh kerukunan umat beragama, toleransi, persaudaraan dan harmonitas di tengah keberagaman masyarakat.

‎Ketua Umum Panitia Tahun Transformasi dan HUT ke-6 HKBP Distrik XXXII Lampung, Dr. Donald Harris Sihotang, S.E., M.M., dalam laporannya menyampaikan perayaan tersebut merupakan puncak dari perjalanan panjang Tahun Transformasi yang telah diselenggarakan sejak awal 2026.

‎"Puji Tuhan, hari ini kita dapat berkumpul dalam Ibadah Syukur, Puncak Tahun Transformasi sekaligus Perayaan HUT ke-6 HKBP Distrik XXXII Lampung. Perayaan ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian Tahun Transformasi yang telah kita laksanakan sepanjang 2026," kata Donald.

‎Menurut Donald, Tahun Transformasi tidak dirancang sekadar sebagai tema tahunan, tetapi diwujudkan melalui program-program yang menyentuh berbagai unsur pelayanan gereja, mulai dari Parhalado, Guru Sekolah Minggu, generasi muda hingga seluruh jemaat.

‎Rangkaian pertama adalah Pembekalan Parhalado Se-Distrik Lampung pada 30 Maret 2026 di HKBP Kedaton. agenda tersebut diikuti 264 penatua dari 50 Huria dan sembilan Resort.

‎Pembekalan menghadirkan Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan sebagai narasumber dan diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kepemimpinan serta tanggung jawab Parhalado dalam melayani jemaat.

‎Selanjutnya, pada 16 Juni 2026 digelar Pembinaan Guru Sekolah Minggu di HKBP Metro dengan menghadirkan pengurus pusat HKBP. agenda difokuskan pada peningkatan kapasitas Guru Sekolah Minggu dalam membina iman dan karakter anak-anak sebagai generasi penerus gereja.

‎Program kemudian menyentuh generasi muda melalui Seminar Motivasi dan Gondang Naposo pada 8 Agustus 2026 di HKBP Tanjung Karang dengan menghadirkan motivator dari Jakarta.

‎agenda itu, menurut Donald, tidak hanya diarahkan untuk memperkuat iman dan karakter generasi muda, tetapi juga membangun keberanian, motivasi dan semangat untuk mempersiapkan masa depan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai budaya Batak.

‎"Seluruh rangkaian itu hari ini kita tutup dengan Puncak Tahun Transformasi dan HUT ke-6 HKBP Distrik XXXII Lampung. Kita ingin transformasi menyentuh semua generasi, dari anak-anak, generasi muda, Parhalado hingga seluruh jemaat," ujarnya.

‎Donald mengungkapkan, sekitar 1.500 orang hadir dalam perayaan puncak. Mereka berasal dari 50 Huria atau gereja HKBP yang tergabung dalam sembilan Resort dan tersebar di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

‎Peserta terdiri dari pendeta dan pelayan penuh waktu, Parhalado, kaum bapak, perempuan, pemuda, remaja hingga anak-anak dan jemaat.

‎Menurut Donald, besarnya partisipasi jemaat menunjukkan semangat kebersamaan keluarga besar HKBP Distrik XXXII Lampung untuk bertumbuh dan bertransformasi bersama.

‎Namun, ia menekankan bahwa transformasi gereja tidak boleh hanya diukur dari keberhasilan penyelenggaraan agenda atau besarnya jumlah peserta.

‎"Transformasi tidak boleh berhenti pada seremoni. Transformasi harus menghasilkan perubahan dalam iman, karakter dan tindakan serta menghadirkan manfaat nyata bagi sesama," kata Donald.

‎Semangat tersebut salah satunya diwujudkan melalui pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari Panti Asuhan Yayasan Eben Heizer Bandar Lampung.

‎Menurut Donald, agenda sosial itu sengaja menjadi bagian dari puncak perayaan untuk menekankan bahwa gereja harus hadir membawa kasih dan kepedulian kepada sesama.

‎"Gereja tidak boleh hanya sibuk untuk dirinya sendiri. Kehadiran gereja harus dapat dirasakan masyarakat. Kasih dan kepedulian tidak mengenal perbedaan suku, agama maupun latar belakang," ujarnya.

‎Ia menyampaikan Lampung merupakan miniatur keberagaman Indonesia, tempat berbagai suku, agama dan budaya hidup berdampingan.

‎Karena itu, menurutnya, salah satu bentuk transformasi yang harus terus diperkuat adalah kemampuan membangun toleransi dan persaudaraan di tengah perbedaan.

‎Komitmen terhadap kerukunan tersebut juga diwujudkan melalui pemberian ulos dan penghargaan kepada beragam tokoh di Provinsi Lampung.

‎Donald menyampaikan penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi HKBP Distrik XXXII Lampung kepada para tokoh yang dinilai memiliki kontribusi dalam menjaga kehidupan masyarakat Lampung tetap rukun, aman dan harmonis.

‎"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan HKBP Distrik XXXII Lampung kepada para tokoh yang telah memberikan kontribusi dalam menjaga dan memperkokoh kerukunan umat beragama, toleransi, persaudaraan serta harmonitas di tengah keberagaman masyarakat Lampung," kata Donald.

‎Ia menekankan, menjaga kerukunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat, termasuk gereja.

‎"HKBP adalah bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Lampung. Karena itu, kita memiliki tanggung jawab moral untuk bersama pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat dan seluruh masyarakat menjaga Lampung tetap aman, damai, rukun dan harmonis," tegasnya.

‎Menurut Donald, keberagaman justru harus menjadi modal sosial untuk memperkuat Lampung.

‎"Berbeda suku, berbeda agama dan berbeda budaya tidak boleh membuat kita berjauhan. Justru dalam keberagaman itulah kita harus membangun persaudaraan. Kita boleh berbeda, tetapi Lampung adalah rumah kita bersama," ujarnya. 

‎Selepas rangkaian acara resmi, suasana perayaan semakin meriah dengan Tortor Perangkat Distrik, Tortor Panitia serta Tortor dari Resort-resort HKBP Distrik XXXII Lampung.

‎Panitia juga menyediakan berbagai doorprize bagi jemaat, termasuk 100 paket sembako dan beragam hadiah lainnya.

‎Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor akhirnya diperoleh salah seorang jemaat dari HKBP Pringsewu. Rangkaian agenda ditutup dengan pengumuman pemenang Festival Paduan Suara Dewasa Campuran.Kontingen HKBP Tanjung Karang berhasil meraih Juara I.

‎Donald menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian Tahun Transformasi hingga puncak HUT ke-6.

‎"Atas nama seluruh panitia, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Jajaran Pemprov Lampung, Pemerintah Kabupaten Pesawaran, pemerintah kabupaten/kota, TNI-Polri, para donatur dan sponsor, seluruh Resort dan Huria, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan, tenaga, pikiran, doa dan bantuan," katanya.

‎Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada seluruh panitia yang telah bekerja sejak persiapan hingga seluruh rangkaian agenda dapat terlaksana.

‎Donald menginginkan selesainya perayaan puncak bukan berarti berakhirnya semangat Tahun Transformasi. Sebaliknya, nilai-nilai transformasi harus terus hidup dalam pelayanan dan kehidupan sehari-hari seluruh keluarga besar HKBP.

‎"HUT ke-6 ini harus menjadi titik baru bagi HKBP Distrik XXXII Lampung untuk terus bertransformasi. Semakin kuat dalam iman dan pelayanan, semakin erat dalam persaudaraan, serta semakin nyata memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

‎Donald menginginkan HKBP Distrik XXXII Lampung ke depan semakin mampu menjadi gereja yang bertumbuh sekaligus mengambil bagian dalam infrastruktur dan pengembangan sosial dan menjaga persatuan di Provinsi Lampung.

‎"Kita ingin HKBP bukan hanya bertumbuh untuk dirinya sendiri, tetapi menjadi berkat bagi lingkungan dan masyarakat. Dari gereja kita bangun iman, dari keberagaman kita bangun persaudaraan, dan bersama-sama kita jaga Lampung sebagai rumah yang damai bagi semua," pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari