BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya memberikan pernyataan minta maaf kepada organisasi wartawan dan wartawan di seluruh Indonesia melalui sebuah video yang diunggah di Instagramnya pada Senin (20/7/2026).
Dalam pernyataannya, Hotman Paris menuturkan sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini ia menuturkan minta maaf sebesar-besarnya atas pernyataannya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang menyebutkan “lu punya otak nggak gak sih”.
Hotman Parris menjelaskan bahwa pernyataannya saat itu yang dikutip oleh media hanya bagian akhirnya. Tidak dikutip secara utuh. Kenapa ia mengucapkan perkataan begitu.
Menurut Hotman Paris, fakta kejadiannya adalah wartawan pertama bertanya kepadanya apakah instansi terkait punya hidden agenda atau agenda tersembunyi?.
Saat itu, Hotman sudah menjawab bahwa dirinya tidak tahu. “Saya jawab saya tidak tahu, saya tidak punya kapasitas untuk menjawab itu. Belum selesai saya jawab, tiba-tiba wartawan kedua bertanya apakah instansi tersebut melakukan kekeliruan,” kata Hotman dalam Instagramnya.
Akhirnya, Hotman mengaku emosi karena sudah bolak balik bilang tidak tahu. “Akhirnya saya jawab “kamu punya otak gak sih? Maksudnya saya sudah jawab tadi saya tidak tahu. Sebab saya tidak mungkin untuk menjawab apa hidden (tersembunyi) agenda dari suatu institusi penegak hukum. Itu kira-kira kejadian sebenarnya,” ungkap Hotman.
Tapi terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, Hotman mengaku waktu itu sudah sama-sama emosional tetapi dirinya tetap meminta maaf kepada wartawan tersebut maupun kepada organisasi wartawan di seluruh Indonesia.
“Karena selama ini saya juga sangat dekat dengan semua wartawan. Sekali lagi tidak ada niat apapun, cuma karena diberondong dengan dua pertanyaan yang saya sudah bilang saya tidak bisa jawab karena tidak punya kapasitas untuk menjawab. Tapi ditanya lagi, ditanya lagi, sehingga saya menjadi emosional. Sekali lagi, sekali lagi, saya menuturkan minta maaf,” kata Hotman. (*)