BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung atau bmkg Lampung mencatat pemantauan 115 titik panas (hotspot) yang tersebar di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dalam kurun waktu 24 jam terakhir pada Kamis, 3 September 2026.
Berdasarkan data olahan pemantauan satelit cuaca yang dirilis Jumat (4/9) pagi, Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang menjadi wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi di Bumi Ruwa Jurai.
Prakirawan BMKG Lampung menyampaikan, 115 titik panas tersebut teridentifikasi melalui sensor satelit (TERRA, SNPP, dan NOAA20) selama periode data aktif 03 September 2026 pukul 00.00 WIB hingga 23.59 WIB.
Dari total 115 titik panas yang terdeteksi, mayoritas berada pada tingkat kepercayaan medium (sedang) sebanyak 107 titik, tingkat kepercayaan tinggi (high) 5 titik, dan tingkat kepercayaan rendah (low) sebanyak 3 titik.
Mesuji dan Tulang Bawang Dominasi Hotspot
Dari 11 kabupaten/kota terdampak, Kabupaten Mesuji berada di urutan teratas dengan jumlah 29 titik panas.
Sebagian besar titik panas di Mesuji terpantau di wilayah Kecamatan Mesuji, Mesuji Timur, dan Tanjung Raya.
Menempel ketat di posisi kedua adalah Kabupaten Tulang Bawang dengan 28 titik panas, yang didominasi wilayah Kecamatan Gedung Meneng dan Dente Teladas. Sementara Kabupaten Tulang Bawang Barat berada di posisi ketiga dengan 12 titik panas.
Berikut sebaran titik panas di 11 kabupaten/kota se-Lampung:
Mesuji: 29 titik
Tulang Bawang: 28 titik
Tulang Bawang Barat: 12 titik
Lampung Utara: 11 titik
Lampung Tengah: 10 titik
Lampung Selatan: 9 titik
Way Kanan: 8 titik
Lampung Timur: 4 titik
Lampung Barat: 2 titik
Kota Bandar Lampung: 1 titik
Tanggamus: 1 titik
Satu Titik Panas Terdeteksi Dekat Bandara Radin Inten II
Selain pemetaan wilayah, BMKG Lampung juga merilis analisis radius titik panas terhadap keselamatan wilayah penerbangan di sekitar bandara.
Hasil perhitungan dengan formula Haversine menunjukkan adanya 1 titik panas yang terdeteksi berada di dalam radius ≤ 10 km dari Bandara Radin Inten II (WILL) Branti, Lampung Selatan.
Titik panas tersebut berada di wilayah Kecamatan Natar, Lampung Selatan (koordinat -5.19970, 105.22310) dengan jarak sekitar 6,81 km dari bandara.
Titik tersebut terdeteksi Satelit NOAA20 pada pukul 14.26 WIB dengan tingkat kepercayaan Medium.
Sementara itu, untuk radius di sekitar Bandara Gatot Soebroto Way Kanan (WIPO) dan Bandara Taufiq Kiemas Pesisir Barat (WILP) dipastikan aman dari keberadaan titik panas (0 titik).
BMKG menekankan bahwa data titik panas ini merupakan indikasi awal sumber panas permukaan bumi yang terdeteksi satelit dan menjadi acuan awal bagi pihak terkait untuk penanganan serta verifikasi lapangan.