BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Hasto Kristiyanto, meminta seluruh jajaran partai di Provinsi Lampung memperkuat kerja-kerja kerakyatan dengan turun langsung ke masyarakat.
Salah satu fokus yang menjadi perhatian ialah pendataan warga yang terdampak ketidaktepatan penetapan desil sebagai basis penentuan penerima layanan BPJS Kesehatan.
Pesan tersebut disampaikan Hasto seusai mengikuti konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung yang digelar secara tertutup, pada Jumat (30/10/2026) malam.
Hasto menyebutkan, konsolidasi tersebut tidak hanya bertujuan memperkuat organisasi, tetapi juga menyusun strategi agar kader lebih aktif menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius adalah penetapan desil yang menjadi salah satu acuan dalam menentukan penerima bantuan dan layanan jaminan kesehatan.
Pihaknya mengaku menerima banyak aspirasi masyarakat mengenai perubahan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonomi warga di lapangan.
Karena itu, seluruh jajaran PDI Perjuangan di Lampung diminta melakukan pendataan terhadap masyarakat yang terdampak agar persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui jalur kebijakan di tingkat pusat.
"Nanti akan diperjuangkan melalui komisi yang ada di DPR RI," kata Hasto.
Pendataan tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi warga yang membutuhkan perhatian, terutama mereka yang mengalami persoalan akses layanan kesehatan akibat ketidaksesuaian data dengan kondisi sebenarnya.
Selain persoalan layanan kesehatan, Hasto menekankan pentingnya kesiapsiagaan partai dalam menghadapi bencana.
Ia mengapresiasi langkah kader PDI Perjuangan Lampung yang dinilai bergerak cepat membantu masyarakat ketika terjadi bencana akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Berdasarkan pemantauan internal partai, jajaran PDI Perjuangan Lampung termasuk pihak yang bergerak awal dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Hasto memastikan, keberadaan partai di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika warga menghadapi situasi sulit dan membutuhkan pertolongan.
"Ini semakin melengkapi track record PDI Perjuangan untuk menaruh perhatian yang utama bahwa ketika rakyat menjadi korban, partai harus terdepan bergerak membantu rakyat," ujarnya.
Ia menambahkan keterangan, konsolidasi tersebut juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan mitigasi bencana yang telah dilakukan. Dengan evaluasi tersebut, kesiapan kader dalam merespons bencana diharapkan semakin baik.
Di sisi organisasi, Hasto menyebut konsolidasi PDI Perjuangan Lampung telah menjangkau pembentukan struktur partai hingga tingkat ranting.
Menurutnya, penguatan struktur hingga tingkat paling bawah menjadi modal penting bagi partai untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian ke depan.
Namun, penguatan organisasi tidak cukup hanya melalui pembentukan struktur. Hasto memastikan, pembekalan ideologi juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kader menghadapi Pemilu dan Pilkada mendatang.
Dengan penguatan organisasi, pemahaman ideologi, serta kerja-kerja kerakyatan yang berkelanjutan, kader PDI Perjuangan diharapkan mampu menjalankan fungsi politiknya dengan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pesan tersebut sekaligus memastikan pentingnya kehadiran kader di tengah persoalan warga, mulai dari akses layanan kesehatan hingga penanganan bencana, sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap partai.