BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
(NTT) pada Sabtu (15/8/2026) memicu longsor yang menimbun badan jalan Trans Flores Ende-Bajawa di kawasan Nangaba.
Kondisi ini membuat jalur yang menghubungkan Ende dan Bajawa tidak dapat dilalui kendaraan.
Ali, warga Kabupaten Ende, mengungkapkan material longsor membuat akses dari arah Barai menuju Nangaba maupun sebaliknya terputus.
"Arah Barai-Nangaba Ende akses putus total. Timbunan material longsor menutupi badan jalan. Semoga dinas atau pihak terkait segera memperbaikinya. Terima kasih," ujar Ali, dilansir dari TribunEnde, Sabtu (15/8/2026).
Akibat material yang menutup badan jalan, kendaraan dari Ende menuju Bajawa tidak dapat melintas. Kondisi sama terjadi pada kendaraan yang bergerak dari Bajawa menuju Ende.
Informasi yang dihimpun juga menyebutkan, longsor terjadi di kilometer 17 arah timur Kota Ende.
Sebelumnya, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengungkapkan aktivitas gempa masih berlanjut setelah gempa utama. Hingga sekitar pukul 07.00 WIB, BMKG mencatat sekitar 54 gempa susulan. (*)