Thursday, 08 October 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

DPO Pembunuhan Tewas Usai Baku Tembak dengan Polisi di Lampung Selatan

08 October 2026 12:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
DPO Pembunuhan Tewas Usai Baku Tembak dengan Polisi di Lampung Selatan
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

seorang daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia, berakhir setelah terlibat baku tembak dengan polisi di Kabupaten Lampung Selatan.

Agung tewas setelah terkena tembakan petugas saat hendak ditangkap di Dusun Sukajadi, Desa Rulungraya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Direktur Ditreskrimum Polda Lampung Kombes Indra Hermawan membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menyampaikan, Agung merupakan DPO kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pria bernama Bayu.

"Benar, tadi malam terjadi peristiwa baku tembak dengan seorang pria yang merupakan DPO kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia akibat ditusuk menggunakan senjata tajam," kata Indra, dilansir Detikcom, Kamis (8/10/2026).

Menurut Indra, baku tembak terjadi ketika tim dari Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung mendatangi lokasi untuk menangkap Agung. Namun, saat mengetahui kedatangan petugas, pelaku disebut mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya kepada anggota polisi. Agung kemudian melepaskan tembakan sehingga petugas melakukan tindakan balasan.

"Pada saat akan ditangkap, pelaku ini malah mengeluarkan senjata api dan kemudian mengarahkan ke anggota. Pelaku juga melepaskan tembakan ke arah anggota sehingga akhirnya dibalas tembakan yang kemudian mengenai pelaku," jelasnya.

Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan senjata api yang diduga digunakan Agung. Setelah terkena tembakan, pelaku kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani pemeriksaan serta proses visum.

Kasus yang menjerat Agung diketahui terjadi pada Juni 2023. Saat itu, korban bernama Bayu dikeroyok dalam sebuah acara musik organ tunggal. Dalam peristiwa tersebut, korban juga mengalami luka akibat tusukan senjata tajam hingga akhirnya meninggal dunia.

"Peristiwa pengeroyokannya tahun 2023 lalu, korban dikeroyok dan ditusuk senjata tajam oleh pelaku hingga meninggal dunia," terang Indra.

Setelah proses visum selesai, jenazah Agung telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sementara itu, polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk terkait senjata api yang digunakan dalam perlawanan saat proses penangkapan.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari