Wednesday, 08 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

BNS Dapat Kucuran Rp 45 Miliar, Gubernur Percepat Infrastruktur Wilayah Lumbung Pangan

08 July 2026 17:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 1 kali
Bagikan:
BNS Dapat Kucuran Rp 45 Miliar, Gubernur Percepat Infrastruktur Wilayah Lumbung Pangan
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Mabsus mendampingi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam kunjungan kerja sekaligus bertemu langsung dengan masyarakat Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) di halaman Kantor Kecamatan BNS, Rabu (8/7/2026).

Kunjungan tersebut membawa kabar baik bagi masyarakat setempat, terutama terkait percepatan infrastruktur dan pengembangan infrastruktur jalan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengumumkan bahwa Pemprov Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp45 miliar pada 2026 untuk infrastruktur dan pengembangan infrastruktur jalan di Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

Anggaran tersebut diharapkan mampu memperbaiki akses transportasi di wilayah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Lampung Barat.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur atas komitmen Pemprov Lampung dalam meningkatkan infrastruktur dan pengembangan infrastruktur di Kabupaten Lampung Barat, khususnya di Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

"Saya, atas nama pemerintah dan masyarakat, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur yang sudah berkomitmen meningkatkan infrastruktur di Lampung Barat," kata Parosil.

Parosil menjelaskan, Kecamatan Bandar Negeri Suoh dan Kecamatan Suoh merupakan kawasan strategis yang menjadi sentra produksi berbagai komoditas pertanian, seperti padi, kopi, kakao, dan kelapa.

Menurutnya, kedua wilayah tersebut memiliki peran penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Ia mengungkapkan, kondisi infrastruktur jalan yang selama ini belum memadai menjadi salah satu kendala utama dalam proses distribusi hasil pertanian masyarakat. Karena itu, infrastruktur dan pengembangan jalan menjadi kebutuhan yang telah lama dinantikan para petani.

"Perbaikan jalan ini sangat dinanti masyarakat karena selama ini pendistribusian hasil pertanian terkendala akses yang belum maksimal," ujarnya.

Parosil meyakini, peningkatan kualitas jalan akan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Biaya angkut hasil panen dapat ditekan, distribusi menjadi lebih cepat, dan harga jual komoditas di tingkat petani diharapkan semakin meningkat.

"Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Parosil mengajak seluruh masyarakat Bandar Negeri Suoh untuk mendukung proses infrastruktur dan pengembangan yang akan diselenggarakan.

Ia meminta warga ikut menjaga keamanan serta memberikan dukungan kepada para pekerja agar proyek dapat berjalan sesuai rencana.

"Mari kita sambut baik para pekerja, kita jaga bersama-sama. Karena jalan ini bukan untuk pemerintah, tetapi untuk kita semua," pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan, infrastruktur dan pengembangan ruas jalan di Kabupaten Lampung Barat mencakup lima ruas.

Dari jumlah tersebut, empat ruas berada di Kecamatan Bandar Negeri Suoh dan satu ruas lainnya menghubungkan perbatasan Lampung Barat dengan Sumatera Selatan. Ia menyebut progres pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 20 persen dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Menurut Gubernur, Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh memiliki potensi pertanian yang sangat besar sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai.

Oleh karena itu, Pemprov Lampung memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas jalan guna memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat.

"Wilayah ini memiliki potensi besar untuk padi, kakao, kopi, pisang, dan kelapa. Untuk itu, Pemprov Lampung memberikan perhatian khusus pada peningkatan infrastruktur agar distribusi hasil pertanian berjalan lancar," ujarnya.

Selain infrastruktur dan pengembangan infrastruktur, Rahmat Mirzani Djausal juga memastikan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian dan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia.

Ia mengharapkan infrastruktur dan pengembangan jalan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi karena hasil panen masyarakat akan lebih mudah dipasarkan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian, Pemprov Lampung juga menyiapkan bantuan berupa pupuk hayati cair.

Bahkan, setiap pekon akan menerima satu unit fasilitas pembuat pupuk agen hayati, disertai penyaluran 10 unit mesin pengering (dryer) untuk masyarakat Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh.

Sinergi antara Pemprov Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat tersebut diharapkan mampu mempercepat infrastruktur dan pengembangan kawasan pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah setempat.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari