Wednesday, 26 August 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Benda Diduga Peluru Ditemukan dalam Daging Menu MBG di Lampung Utara, SPPG Disetop

26 August 2026 18:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Benda Diduga Peluru Ditemukan dalam Daging Menu MBG di Lampung Utara, SPPG Disetop
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(MBG) yang dibagikan kepada siswa SD Negeri 3 Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara.

Temuan tersebut kini tengah diperiksa oleh pihak terkait untuk memastikan jenis benda dan mengetahui bagaimana benda tersebut bisa berada di dalam makanan yang disajikan kepada siswa.

Peristiwa itu disebut terjadi pada rentang 14-16 Agustus 2026. Temuan benda asing tersebut kemudian menjadi perhatian setelah seorang guru mengunggah video yang memperlihatkan potongan daging beserta benda yang disebut menyerupai peluru senapan angin.

Dalam video yang beredar, guru tersebut menyampaikan benda itu ditemukan oleh seorang siswa kelas 5 bernama Ardi.

"Ini murid saya kelas 5, Ardi, menemukan satu buah peluru senapan angin di dalam daging," ujar guru tersebut dalam video yang beredar.

Guru tersebut juga mempertanyakan proses pengawasan terhadap makanan yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan menu MBG bagi para siswa. Ia meminta pengelola dapur memberikan penjelasan terkait temuan tersebut.

"Ini peluru senapan angin di dalam daging dari dapur MBG Sindangsari. Saya minta pertanggungjawaban yang punya dapur MBG," katanya.

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Lampung, Fitra Alfarisi, membenarkan adanya laporan mengenai temuan benda yang menyerupai peluru tersebut.

Fitra menyampaikan SPPG Sindangsari telah dihentikan sementara atau di-suspend. Penghentian dilakukan sembari menunggu proses pemeriksaan untuk mengetahui asal-usul benda yang ditemukan di dalam daging tersebut.

"Sudah monitor, itu dapurnya sudah di-suspend. Saat ini tim kami masih mencari tahu peluru senapan angin itu berasal dari mana," kata Fitra, Rabu (26/8/2026) dikutip dari Detik.com.

Menurut Fitra, laporan terkait kejadian tersebut telah diterima secara berjenjang. Pihaknya juga telah melakukan pengecekan terhadap laporan yang masuk, termasuk memantau video yang beredar di media sosial.

"Peristiwa itu terjadi antara tanggal 14-16 Agustus, itu laporannya sudah masuk ke kami. Kami sudah cek, video viralnya juga sudah kami monitor," ujarnya.

Potongan daging yang diduga terdapat benda menyerupai peluru tersebut kini telah diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara. Pemeriksaan dan uji laboratorium dilakukan untuk memastikan jenis benda yang ditemukan sekaligus menelusuri kemungkinan sumbernya.

Fitra memastikan pihaknya belum dapat menyimpulkan asal benda tersebut sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai. Menurutnya, hasil pemeriksaan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Kami tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebabnya sebelum proses pemeriksaan selesai," katanya.

Di sisi lain, Fitra meminta seluruh SPPG di wilayah kerjanya memperketat pengawasan pada setiap tahapan penyediaan makanan bagi penerima manfaat program MBG.

Ia menekankan makanan yang disajikan kepada siswa harus memenuhi standar kebersihan, kecukupan gizi, serta layak untuk dikonsumsi.

"Kami meminta seluruh SPPG di wilayah Lampung dan Bengkulu untuk berkomitmen menyajikan menu yang higienis, memenuhi kecukupan gizi, dan lezat," ujarnya.

Fitra juga menyambut kritik maupun laporan masyarakat terkait pelaksanaan program MBG. Menurutnya, masukan dari masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola penyediaan makanan.

"Kami sangat terbuka terhadap masukan dan kritik. Ini menjadi vitamin buat kami untuk perbaikan," tutur Fitra.

Masyarakat yang menemukan persoalan dalam pelaksanaan program MBG juga dapat menyampaikan pengaduan melalui saluran resmi yang disediakan Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk PO Box 4500 dan Siaga 127.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari