BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
kembali berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Radin Inten II Lampung.
Sebanyak 15 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Radin Inten II mengalami pembatalan pada Senin (7/9/2026), hingga pukul 18.00 WIB.
General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, menjelaskan pembatalan penerbangan tersebut berdasarkan NOTAM B1142/26 NOTAMR B1141/26.
"Pembatalan tersebut dilakukan menyusul dampak sebaran abu vulkanik. Langkah tersebut diambil sebagai upaya mengutamakan keselamatan penumpang maupun kru pesawat," kata Kiki.
Adapun 15 penerbangan yang mengalami pembatalan terdiri dari beberapa penerbangan dengan rute Jakarta-Lampung, Lampung-Jakarta, serta penerbangan internasional Lampung-Kuala Lumpur dan sebaliknya.
Penerbangan yang dibatalkan yakni Citilink Indonesia 905 dengan rute Cengkareng (CGK) menuju Lampung (TKG), Garuda Indonesia 073 rute Lampung (TKG) menuju Jakarta (CGK), serta Citilink Indonesia 904 dengan rute Cengkareng (CGK) menuju Lampung (TKG).
"Selanjutnya, Citilink Indonesia 994 rute Cengkareng menuju Lampung dan Citilink Indonesia 995 rute Lampung menuju Jakarta juga masuk dalam daftar penerbangan yang dibatalkan," jelasnya.
Kemudian pembatalan juga terjadi pada penerbangan Indonesia AirAsia 178 rute Lampung menuju Jakarta dan Indonesia AirAsia 179 rute Cengkareng menuju Lampung.
Kemudian, Lion Air 241 dengan rute Cengkareng menuju Lampung turut terdampak pembatalan akibat kondisi yang dipengaruhi oleh erupsi Anak Gunung Krakatau.
Sementara itu, maskapai TransNusa menjadi salah satu maskapai dengan beberapa penerbangan yang terdampak.
Penerbangan tersebut yakni TransNusa 5201 rute Cengkareng menuju Lampung, TransNusa 5202 rute Lampung menuju Kuala Lumpur, TransNusa 5203 rute Cengkareng menuju Lampung, serta TransNusa 5204 rute Lampung menuju Jakarta.
"Selain itu, penerbangan TransNusa 661 rute Lampung menuju Kuala Lumpur dan TransNusa 662 rute Kuala Lumpur menuju Lampung juga dibatalkan," kata dia.
Adapun penerbangan Garuda Indonesia 075 dengan rute Lampung menuju Jakarta turut masuk dalam daftar 15 penerbangan yang dibatalkan hingga pukul 18.00 WIB.
Kiki Eprina Arieanti menjelaskan, tim operasional Bandara Internasional Radin Inten II telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan seluruh instansi terkait dalam menangani dampak pembatalan penerbangan tersebut.
"Koordinasi dilakukan untuk memastikan penanganan terhadap para penumpang yang terdampak serta memberikan pembaruan informasi secara berkala terkait jadwal keberangkatan maupun kedatangan penerbangan," sambungnya.
Pihak bandara juga meminta masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Internasional Radin Inten II agar terlebih dahulu memastikan jadwal penerbangan kepada maskapai masing-masing.
"Bagi masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara Internasional Radin Inten II, diimbau untuk terus memantau jadwal penerbangan dan berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan jadwal keberangkatannya," ujar Kiki.
Manajemen InJourney Airports Bandara Internasional Radin Inten II, lanjutnya, terus bersinergi dengan seluruh stakeholder kebandarudaraan untuk memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa bandara di tengah kondisi erupsi Anak Gunung Krakatau.
Pihak bandara juga menginginkan kondisi akibat aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau dapat segera membaik sehingga operasional penerbangan dapat kembali berjalan normal.