Tuesday, 15 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Abu Anak Krakatau dan Kemarau Menghantam Metro, Wali Kota Turun Tangan

15 September 2026 21:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Abu Anak Krakatau dan Kemarau Menghantam Metro, Wali Kota Turun Tangan
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

METRO, – Debu dan abu vulkanik yang masih menyelimuti beragam lingkungan di Kota Metro mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Metro bergerak langsung ke lapangan.

Selain membersihkan fasilitas umum dan menyiram atap sekolah, Pemkot Metro juga menyalurkan air bersih kepada warga yang sumurnya mengering akibat musim kemarau dan fenomena El Nino.

Langkah tersebut dilakukan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, bersama jajaran BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Metro, Selasa, 15 September 2026.

 Dengan menggunakan armada pemadam kebakaran dan mobil tangki, rombongan menyusuri beragam wilayah yang terdampak, di antaranya Kelurahan Iringmulyo, Tejosari, Yosorejo, serta kawasan Kampus Metro Timur dan Kampung Banten.

Kemudian, Wali Kota bersama petugas menyiram atap dan halaman beragam sekolah, di antaranya SMPN 4, SMKN 1, dan SMPN 2 Metro. Penyiraman dilakukan untuk membersihkan sisa abu dan debu vulkanik yang menempel di lingkungan sekolah sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan bagi siswa.

 “Dengan semangat kebersamaan seperti pagi ini, kita secara bersama-sama menyirami atap sekolah, seperti SMKN 1 dan SMPN 2, agar paling tidak bisa mengurangi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda," kata dia.

 Menurutnya, pembersihan lingkungan sekolah menjadi perhatian karena aktivitas belajar mengajar harus tetap berlangsung dalam kondisi lingkungan yang aman dan nyaman.

"Kita semprot atap-atap SMPN 4, SMKN 1, dan SMPN 2 Metro Timur. Hal itu kita lakukan agar anak-anak tidak terinfeksi penyakit saluran pernapasan," imbuhnya.

Usai melakukan penyiraman di beragam sekolah, rombongan kemudian bergerak menuju Kampung Banten, Kecamatan Metro Timur. Di wilayah tersebut, Pemkot Metro menyalurkan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan air akibat kemarau panjang.

Bambang menuturkan, kondisi kekeringan membuat beragam sumur galian milik warga mulai mengering. Karena itu, pemerintah daerah mengambil langkah cepat dengan melakukan dropping air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Di Kampung Banten, Kecamatan Metro Timur, sangat terdampak kemarau El Nino yang membuat sumur-sumur galian mereka kering," ungkapnya.

 Ia menggarisbawahi, pemerintah daerah harus hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari.

"Hari ini saya bersama-sama dengan BPBD dan Damkar Metro untuk berbagi kebutuhan dasar berupa air bersih yang menjadi kebutuhan dasar warga," ujarnya.

Selain air bersih, perhatian juga diberikan kepada warga yang membutuhkan bantuan. Dalam kunjungan tersebut, seorang warga yang menggunakan kursi roda turut mendapat perhatian dan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari.

Bambang menggarisbawahi, agenda tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk pelayanan langsung pemerintah kepada masyarakat.

"Kita tidak ingin masyarakat dibiarkan sendirian menghadapi kondisi ini. Pemerintah harus hadir dan memberikan pelayanan secara langsung," tandasnya.

Ia meminta jajarannya terus memantau kondisi di setiap wilayah dan memastikan bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Yang terpenting adalah masyarakat merasakan manfaat dari apa yang kita lakukan. Kita cek langsung, mana yang membutuhkan penyiraman, mana yang membutuhkan bantuan air bersih, semuanya harus ditangani sesuai kondisi di lapangan," jelasnya.

Pemkot Metro memastikan penyaluran air bersih akan terus dilakukan secara bertahap ke wilayah yang membutuhkan. Pemerintah juga akan memantau dampak abu vulkanik serta kondisi lingkungan, khususnya pada fasilitas pendidikan dan permukiman warga.

"Kita akan terus pantau. Kalau ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, sampaikan kepada pemerintah melalui jajaran yang ada," pungkasnya.

 Sementara itu, salah seorang warga penerima bantuan, Nety Herawati, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkot Metro. Ia mengaku terbantu dengan adanya bantuan air bersih karena sumur milik keluarganya telah mengering akibat kemarau panjang.

"Alhamdulillah, kami terbantu dengan adanya penyiraman dan bantuan air bersih ini. Saat ini sumur kami sudah mengering akibat kemarau panjang. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah membantu keluarga kami," tuturnya.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari