BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Ma’had Al Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar Takrim al-Najihin yang meliputi Haflah Al-Takharuj dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Tahun 2026 di GSG KH Ahmad Hanafiah, Minggu (7/6/2026).
acara berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai pertunjukan yang memadukan nilai spiritual dan seni. Sejak pembukaan hingga akhir acara, para mahasantri menampilkan hadroh, tarian, tilawah Al-Qur’an, tilawah menggunakan bahasa isyarat, serta sari tilawah dalam bahasa Lampung.
Prosesi wisuda juga diisi dengan pembacaan khatmil Al-Qur’an, pembacaan sholawat, pengumuman wisudawan, serta pelaksanaan haflah takharuj bagi tiga kategori, yaitu mu’allim/mu’allimah, mudabbir/mudabbirah, dan mahasantri.
Ketua Pelaksana, Annisa Rohmatul Jannah menyampaikan, peserta Takrim al-Najihin Tahun 2026 terdiri atas 15 orang pengurus atau mu’allim-mu’allimah purnatugas, 69 wisudawan dan wisudawati Program Takharuj Semester 4 kategori mudabbir dan mudabbirah, 184 wisudawan dan wisudawati Program Takharuj Semester 2 kategori mahasantri, serta 162 wisudawan dan wisudawati Tahfidz Al-Qur’an. Secara keseluruhan, sebanyak 430 peserta mengikuti prosesi Takrim al-Najihin tahun ini.
Seluruh peserta dikukuhkan oleh Mudir Ma’had Al Jami’ah UIN RIL, Dr. H. Amiruddin, M.Pd.I. dalam pidatonya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan program pembinaan di Ma’had Al Jami’ah.
Menurutnya, meskipun sebagian besar mahasantri mengikuti pembinaan selama dua semester, pengalaman belajar keagamaan yang diperoleh di Ma’had diharapkan dapat memberikan kesan mendalam dan menjadi bekal untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Selamat kepada seluruh peserta. Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menegakkan serta mengagungkan ajaran Rasulullah SAW,” ujarnya.
Amiruddin menambahkan keterangan, ilmu yang diperoleh di Ma’had Al Jami’ah merupakan bagian dari proses pembelajaran yang masih perlu terus dikembangkan melalui pendalaman dan perluasan wawasan keislaman. Ia juga membuka kesempatan bagi para alumni yang ingin melanjutkan pembinaan di Ma’had.
Ia menginginkan para mahasantri dapat menjadi penyebar nilai-nilai agama di tengah masyarakat sekaligus menjadi duta yang memperkenalkan Ma’had Al Jami’ah kepada calon mahasiswa baru UIN Raden Intan Lampung.
“Ma’had Al Jami’ah siap mendampingi mahasiswa yang ingin memperdalam nilai-nilai agama Islam. Di sini mahasiswa dibimbing dan dibina untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang III Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Bambang Budiwiranto, Ph.D., yang hadir mewakili Rektor , menyampaikan keberadaan Ma’had Al Jami’ah merupakan bagian dari proses pembiasaan untuk membentuk karakter mahasiswa.
Menurutnya, tujuan utama program asrama dan pembinaan di Ma’had bukan hanya memperkuat aspek akademik, tetapi juga menanamkan akhlak, nilai keagamaan, serta kebiasaan positif yang dilakukan secara berulang hingga menjadi bagian dari karakter mahasiswa.
“Tujuan Ma’had Al Jami’ah adalah pembiasaan. Mahasiswa dibentuk agar memiliki karakter yang baik melalui kebiasaan-kebiasaan yang terus dilakukan. Karena akhlak yang baik lahir dari pembiasaan yang dilakukan secara berulang,” ujarnya.
Acara turut dihadiri oleh orang tua mahasantri, alumni Ma’had, beberapa dekan dan wakil dekan, ustadz dan ustadzah,serta tamu undangan yang hadir untuk memberikan ucapan selamat dan dukungan bagi para wisudawan.