RADARLAMPUNG.CO.ID — Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memperketat pengawasan dan standar pengamanan kolam renang di hotel-hotel, menyusul insiden tenggelamnya seorang bocah perempuan asal Kotabumi, Lampung Utara, di salah satu hotel di kota ini.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengaku kecewa atas kejadian tersebut. Ia menilai hotel seharusnya memiliki sistem pengamanan yang memadai, terutama di area kolam renang.
“Biasanya kalau hotel-hotel besar itu ada pengamannya. Makanya ini Bunda kecewa,” ujar Eva saat diwawancarai, Senin, 4 Mei 2026.
Ia menegaskan, keberadaan petugas pengawas kolam renang atau lifeguard menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan demi keselamatan pengunjung.
Pemerintah Kota, lanjut Eva, akan segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung terhadap standar keselamatan di lokasi kejadian.
“Nanti akan ada tim yang datang ke sana untuk melihat langsung. Biasanya juga ada yang berjaga di sekitar kolam,” katanya.
Selain itu, Bunda Eva juga menyebut kemungkinan penutupan sementara fasilitas apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar keamanan.
“Kalau ada kejadian seperti itu, kemarin juga sempat kita tutup,” tegasnya.
Pemkot Bandar Lampung mengimbau seluruh pengelola hotel dan tempat wisata air untuk memastikan kelengkapan sistem pengamanan, termasuk ketersediaan lifeguard dan pengawasan maksimal, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Artikel ini merupakan hasil kurasi dari R a d a r L a m p u n g.