Wednesday, 12 August 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Viral Emak-emak Nyaris Terseret Ombak di Pantai Kunyit Bandar Lampung

11 August 2026 23:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Viral Emak-emak Nyaris Terseret Ombak di Pantai Kunyit Bandar Lampung
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Video Emak-emak yang nyaris celaka akibat diterjang ombak besar saat beraktivitas di Pantai Kunyit, Jalan Ikan Terbang, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, viral di media sosial Minggu (9/8/26). 

Dalam video berdurasi sekitar 2 menit 28 detik itu, terlihat beberapa pengunjung Emak-emak berada di kawasan pantai yang berbatasan langsung dengan bebatuan. Walau sudah diperingati oleh perekam video agar tidak turun ke laut, salah seorang pengunjung wanita paruh baya tetap nekat walau cuaca sedang tak bersahabat atau sedang angin kencang. 

Tampak emak-emak itu kesulitan keluar dari laut ketika gelombang cukup besar menerjang tubuhnya dan terhempas ke bebatuan. 

Perempuan berhijab yang mengenakan pelampung oranye itu terlihat berusaha naik melalui tangga dari arah laut. Namun, beberapa kali hantaman ombak membuatnya kesulitan mencapai bagian yang lebih aman. Warga yang melihat kondisi tersebut langsung memberikan peringatan.

"Hati-hati, Bu! Gede ombaknya itu, Bu. Hati-hati," terdengar suara warga dalam video.

Tak lama kemudian, seorang perempuan lain yang mengenakan hijab hitam dan pakaian cokelat juga terlihat berada terlalu dekat dengan bibir pantai. Tubuhnya sempat terdorong gelombang ke arah bebatuan.

"Ya Allah, Bu, sudah Bu, naik saja, Bu!" teriak warga.

beberapa pria kemudian turun membantu para pengunjung yang kesulitan keluar dari laut. Mereka berusaha menarik dan mengarahkan pengunjung menuju lokasi yang lebih aman.

Teriakan "Allahu Akbar" terdengar ketika ombak kembali menghantam kawasan tersebut.

"Allahu Akbar! Nah, kan kena. Geser ombak!" teriak warga.

Beruntung, para pengunjung akhirnya berhasil keluar dari laut. Mereka terlihat dalam kondisi basah setelah terkena terjangan ombak.

Kapolsek Bumi Waras AKP Hasbi Eko Purnomo menjelaskan, kawasan Pantai Kunyit memang kerap digunakan warga untuk berendam atau melakukan terapi menggunakan air laut.

Menurutnya, aktivitas tersebut biasanya dilakukan pada pagi hari, khususnya setiap akhir pekan. Namun, warga juga diketahui melakukan aktivitas berendam hampir setiap hari.

"Biasanya memang setiap Sabtu atau Minggu pagi mereka terapi di pantai itu. Tidak cuma Sabtu-Minggu, hampir tiap hari ada yang berendam," kata AKP Hasbi dikonfirmasi Selasa (11/8/26). 

Hasbi menjelaskan, kondisi ombak saat kejadian cukup besar sehingga aktivitas berendam di laut dapat membahayakan pengunjung, terutama warga lanjut usia.

"Walaupun pakai pelampung, namanya sudah tua takut kena batu atau bagaimana. Kondisi ombaknya kemarin besar," ujarnya.

Karena itu, polisi menyerukan masyarakat untuk memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di laut.

"Kami menyerukan agar kalau mau berendam atau terapi melihat kondisi cuaca. Kalau kondisi buruk, jangan melakukan aktivitas berenang atau masuk ke laut," jelasnya.

Polsek Bumi Waras juga akan meningkatkan pemantauan di sekitar Pantai Kunyit. Petugas Bhabinkamtibmas akan diarahkan untuk mengecek kondisi lokasi sekaligus memberikan edukasi kepada warga dan pengunjung.

Polisi turut mengingatkan warga yang tetap melakukan terapi air laut agar tidak melakukannya seorang diri. Pengunjung diminta membawa pendamping untuk mengantisipasi apabila terjadi keadaan darurat.

"Apabila cuaca buruk, jangan melakukan aktivitas berenang. Kemudian apabila melakukan terapi harus ada pendamping, jangan sendirian," tandas Hasbi.

Selain itu, polisi akan berkoordinasi dengan pemilik warung di sekitar pantai agar ikut memberikan peringatan kepada pengunjung apabila kondisi ombak sedang tinggi. (*) 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari